Ada lagi nih cerita gue,
roomate gue, I, waktu itu dia pengen pindah dari landlord orang bule. Die ngomong sih 
judes, pelit ama listrik, malah pernah disuruh beresin dapur. nah gue kasian ama tuh 
anak. Emang sih tuh anak udah 'ada umur, 40 th, mba dari oklahoma.'
Pertama sih ok. Tapi sehari dua hari, dia mulai ngutik-ngutik temen gue untuk pindah 
lagi. Gue agak ngamuk juga denger cerita temen gue yang marah soal roomate gue. Tapi 
gue keep silence aja.
Die sejenis orang mucho problema, kena tiketlah nabraklah, dlsb. Gue juga bantu 
nganterin, telponin lawyer(bukan show off,loh). En terakhir gue rada panas, waktu itu 
dia ajak jalan-jalan, nah biar aja gue yang nyetir, 6 jam bo...(kagak ditraktir jajan, 
lagi 8)!! )Pas ampe rumah dia ketus ama gue gara gara mobil dia kotor kena pasirlah. 
Gue ngomong ke dia, ok gue salah. Ntar gue vacuum. Tapi tuh orang kesel ama gue, 
ngediemin gue.Sejak itu gue juga ogah ngomong.
Trus malemnya dia cari gara-gara. Jam 11.30(biasa gue bobok), lampu dinyalain, 
gedebak-gedebuk, ampe gue enggak bisa tidur. Kelamaan tambak kurang ajar,tuh. Gue 
bingung. Yang punya nih tempat/ yang numpang tuh gue apa dia???
Gua take action lagi, pas lagi lampu dinyalain,gue nyetel radio keras-keras, lapu gue 
copot dari sekeringnya. Ada lagi yang seru-seru. Gue udah eneg banget. Mau diusir, 
enggak tega. Biar dech ampe dia dapet tempat baru (lagi cari-cari tuh).Backgroundnya 
emang sih udah blacklist. Ama unclenya ribut, landlord yang dulu juga ada masalah. 
Eh.. ama gue bikin problem lagi. Sekarang parah. Ada telpon untuk gue, enggak dikasih 
tau.Emang sih toleransi itu sangat penting.Mudah-mudahan gue sabar ampe die pindah. 
Kalo kagak, ntar desember ini gue ngomong ke dia supaya angkat kaki, deh.
Anyway.. ada advice dari kamu-kamu, gue tunggu.
Mumpung topic nya lagi anget, nih.


On Thu, 28 Oct 1999 07:58:26   Rizal Az wrote:
>Yah biasa-nya yang kaya' gini banyak terjadi di kota besar sih. Biaya hidup
>mahal, biaya entertaiment dan recreation juga mahal, jadi apa boleh buat
>terpaksa "ngembat"...
>
>Eh, ini terlepas dari 2 orang yang disebut dibawah ini loh. Gue engga' kenal
>mereka2 yang tersebut di bawah, jadi engga' bisa ngejudge...:)).
>
>ichal
>
>Yuni Wilcox <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>wah ngeri juga nih. berita berita kayak gini rupanya sering terjadi juga di
>tengah masyarakat Indonesia yang ada di manca.
>
>saya juga pernah mengalami hal serupa, dikhianati oleh seorang teman dari
>Indonesia ketika berada di Kanada.
>
>Bahkan ketika baru pindah di US, saya diingatkan beberapa orang bahwa
>masyarakat Indonesia yang di daerah saya banyak yang mulutnya usil, suka
>ngrasani yang lain.
>
>Sayang sekali ya seharusnya kita yang jauh di rantau merasa saling memiliki,
>bersaudara. Meskipun tohk kita kadang berbeda pendapat, mestinya tidak
>berusaha menjatuhkan atau merugikan saudara kita sendiri.
>
>yuni
>
>
>
>Arya Indrathama <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> Ini ada satu forward-an yang saya dapet dari Forum. Aslinya dateng dari
>anak
>> NY kalo ngga salah. Nah, berhubung sudah disebarluaskan di satu mailing
>list,
>> saya beranggapan kalo email ini dimaksudkan untuk disebarluaskan lagi.
>Terus
>> terang saya juga ngga ngerti apa ini benar atau ngga, tapi kalau memang
>iya,
>> mudah mudahan kita semua bisa terhindar dari mereka berdua ini ( Andi dan
>> Wulan ).
>> Untuk kepastiannya, silahkan tanya kepada mereka yang telah dirugikan.
>>
>>
>>
>>
>>
>> Salam untuk semuanya....
>> Saya ingin memberi-tahu supaya orang^ Indonesia (terutama yang di New York)
>> untuk berhati-hati dengan yang bernama Andhika Rahman Jusuf (Andi) dan
>> Nurwulan Sentousa (Wulan). Mereka berdua ini suka merugikan orang, dengan
>> cara berhutang (baik uang, maupun jasa) dan kemudian menjelek^kan dan
>> mengadu domba orang^ yang pernah menolong mereka. Contoh^nya adalah sebagai
>> berikut....
>>
>> 1. Andi berhutang kepada saudara Yany Suyana, Yodha dan Anton sampai lebih
>> dari $1000.... kemudian tidak pernah membayar utangnya, malahan
>> menjelek-jelekan nama mereka kepada orang lain.
>>
>> 2. Andi menghamilkan teman saya, janji mau menikahi, lalu kabur, tidak mau
>> bertanggung jawab. Akhirnya teman saya hampir meninggal, karena pergi
>> sendiri untuk aborsi (padahal hamil sudah besar)
>>
>> 3. Andi tinggal di rumah Vivit selama 3 bulan tanpa bayar, lalu mengatakan
>> bahwa adiknya Vivit bermuka seperti pembantu.
>>
>> 4. Andi tinggal di rumah Ucok lebih dari sebulan tanpa bayar, lalu bicara
>> bahwa Ucok itu orangnya norak.
>>
>> 5. Wulan tanpa sebab bicara bahwa Ade itu bogel, padahal Ade selalu baik
>> kepadanya.
>>
>> 6. Andi tinggal di rumah Mia setahun tanpa bayar, utang uang, nyolong
>> record^ musik, dan tidak pernah mengembalikannya (baik uang maupun record).
>>
>> 7. Andi ditolong Ivi banyak sekali.... dari tempat tinggal, sampai
>> diambilkan ijasah SMA nya dari Virginia. Tetapi kemudian, dia malah
>> memberitakan bahwa Ivi itu orangnya jahat, dan Ivi itu suka mengadu domba
>> orang. Padahal ini tidak benar.
>>
>> 8. Andi maling uangnya Oki Balto... padahal Oki sedang butuh uang sekali.
>>
>> 9. Andi bilang bahwa Jerry itu goblok. Padahal Jerry tidak pernah berbuat
>> jahat sama dia... malah memberi makanan ketika Andi tidak punya uang.
>>
>> 10. Wulan itu suka memainkan cowok. Korbannya banyak, salah satunya adalah
>> sahabat saya.
>>
>> 11. Wulan itu suka buang pembalut wanita sembarangan kalau di rumah orang.
>> Anaknya jorok sekali. Dan setelah itu tidak mau membersihkan kotorannya.
>>
>> 12. Wulan itu pelitnya minta ampun.... Teman^ saya (yang datang jauh^ dari
>> DC ke NYC untuk main) tidak pernah dijamu apapun kalau ke rumahnya, padahal
>> dia makan sendiri di depan mereka. Selain itu, setiap kali Wulan ke DC, dia
>> selalu dijamu oleh teman^ saya itu.
>>
>> 13. Andi dan Wulan ditolong teman saya Andre untuk dapat apartment (Andre
>> sebagai guarantor). Later, Andre dikejar^ landlord nya Andi dan Wulan,
>> karena mereka tidak pernah bayar sewa. Uang yang dicolong Andi kemana saja,
>> kalau bukan untuk drugs... Andi kan pekerjaannya drug dealer.
>>
>> Saya mohon supaya masyarakat Indonesia berhati-hati dengan kedua orang
>> ini..... karena dari sekian banyak orang yang saya tau dulu adalah temannya
>> Andi dan Wulan, malahan selalu dirugikan di kemudian hari. Saya tidak ingin
>> masyarakat Indonesia turut dirugikan.... dan saya merasa bertanggung jawab
>> untuk memberi "caution" kepada masyarakat Indonesia, supaya tidak ada
>korban
>> lagi di masa mendatang.
>> Harap berhati-hati.... Mereka biasanya keliatan asyik untuk berteman pada
>> permulaannya. Setelah itu, anda akan diinjak-injak. Jadi harap
>hati-hati.....
>>
>> ini bukan berita bohong. silahkan tanya para korban, kalau anda tidak
>percaya.
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> Menjadikan PERMIAS organisasi yang satu, berguna bagi anggotanya, tanggap,
>> perduli dan independen..
>>
>> --------------------------------------------------------------------------
>
>
>____________________________________________________________________
>Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at
>http://webmail.netscape.com.
>
>
>____________________________________________________________________
>Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at 
>http://webmail.netscape.com.
>


Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com

Kirim email ke