Salam Permias, Setelah Deppen dan Depsos, nampaknya Gus Dur juga akan me 'right-sizing' struktur kelembagaan non-departemen termasuk Bappenas... Lembaga yang selama ini dianggap sangat 'powerfull' di era Orba, hanya akan jadi sebuah lembaga setingkat di bawah menteri... Mudah-mudahan berbagai gebrakan ini tidak 'counter productive' terhadap dinamika pembangunan. Kris. Bappenas tak Lagi Bagi-bagi Proyek Jakarta, Kompas Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tetap diperlukan dalam proses pemulihan ekonomi Indonesia. Namun, fungsinya tidak lagi powerful seperti selama ini, tetapi cukup sebagai perencana dan tidak langsung bertugas memiliki dan membagi-bagi proyek seperti selama ini. Demikian Deputi Kepala Bappenas bidang Ekonomi Dr Gunawan Sumodiningrat kepada pers usai rapat pimpinan Bappenas yang dipimpin Wakil Kepala Bappenas Dr Djunaedi Hadisumarto, Kamis (28/10). Menneg PPN/Kepala Bappenas demisioner, Dr Boediono, tidak tampak. Menurut Gunawan, dengan fungsi baru seperti itu, Bappenas telah kembali ke khitah (misi awal)-nya, sebagai perencana, tidak mengurusi proyek secara langsung. "Dengan membagi-bagi proyek seperti itu timbul dugaan-dugaan adanya korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)," kata Gunawan. Bappenas, menurut dia, harus netral, bebas dari unsur suku, ras, agama, dan politik (Sarapol), karena menyangkut seluruh rakyat Indonesia. "Kalau tidak, nanti seperti pengalaman yang lalu dengan salah satu partai politik, terjadi money politics," ujarnya. Secara terpisah Deputi Kepala Bappenas bidang Regional dan Daerah Prof Dr Herman Haeruman mengatakan, sejak pertama didirikan, Bappenas memang berupa badan yang langsung di bawah koordinasi Menko Ekuin, bukan kementerian tersendiri seperti 10 tahun terakhir. "Bappenas itu 'kan badan, dulu zaman pertama kali, Bappenas sebagai badan langsung di bawah Menko Ekuin, tidak ada menteri perencanaan. Menteri Perencanaan itu baru ada sekitar 10 tahun terakhir. Sebagai badan atau lembaga nondepartemen, Bappenas belum dipersoalkan orang," kata Herman. Berdasarkan GBHN 1999, kata Herman, Bappenas tetap mendapat tugas, yakni menyelesaikan program pembangunan lima tahunan, dan membantu menyelesaikan program tahunannya. "Tugas itu yang harus diselesaikan. Sebagai badan, tetap harus menyelesaikan tugas itu. Akan tetapi di semua tingkat terjadi perampingan. Kita turunkan sebagian tugas Bappenas itu ke daerah kepada Bappeda, sejak tahun lalu," katanya. Enam fungsi Gunawan lebih lanjut mengatakan, Bappenas sesuai dengan misinya memang lebih cocok berada di bawah koordinasi Menko Ekuin, atau kalau bisa langsung di bawah presiden, supaya sumbangan pemikirannya bisa langsung dilaksanakan. "Dalam pelaksanaan Tap MPR 1999, khususnya yang berkaitan dengan bidang ekonomi, sosial dan budaya, peran Bappenas masih diperlukan. Dalam pelaksanaan koordinasi, kerja sama erat dengan Kantor Menko Ekuin dan instansi terkait merupakan pilar sukses program pembangunan Kabinet Persatuan Nasional," katanya. Menurut Gunawan, setidaknya di masa depan ini, Bappenas mempunyai enam fungsi. Pertama, bersama Kantor Menko Ekuin mengkoordinasikan perencanaan pembangunan makro, perencanaan besaran sasaran ekonomi makro (economic outlook), dan menyusun APBN. Kedua, bersama unit perencanaan departemen-departemen mengkoordinasikan dan mempersiapkan rencana pembangunan lima tahun (Repelita) dan rencana pembangunan tahunan (Repeta). Ketiga, bersama Depkeu mengkoordinasikan alokasi pembiayaan pembangunan. Keempat, mengkoordinasikan pengendalian pelaksanaan pembangunan, serta penilaian terhadap pencapaian besaran sasaran pembangunan. Kelima, bersama departemen/ kantor menteri negara/ lembaga pemerintah nondepartemen/ instansi lain, mengkoordinasikan program pembangunan yang bersifat lintas sektor, lintas daerah, lintas sumber pendanaan khusus (sumber dalam negeri dan luar negeri). Keenam, Bappenas tidak memiliki dan membagi proyek pembangunan, tetapi hanya sebatas koordinasi perencanaan program pembangunan. Proyek pembangunan menjadi tanggung jawab departemen teknis, atau langsung menjadi tanggung jawab masyarakat di daerah. (bur) ===== __________________________________________________ Do You Yahoo!? Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com
