Sebuah gereja terbakar, mungkin ini yang pertama dalam sejarah pemerintahan
(muslim) kabinet Presiden KH. Abdulrahman Wahid. 

Inikah yang janji (atau ingkar janji) yang selalu dibilang oleh para muslim di
pemerintahan, bahwa jikalau mereka memenangkan pemilu atau menjadi mayoritas
di MPR atau di pemerintahah, kaum minoritas akan dilindungi. Terbukti, janji
para Muslim adalah BOHONG BELAKA!!

Mulai dari penghianatan fraksi hijau dalam hasil pemilu yang berhasil
meloloskan Amien Rais sebagai ketua MPR dan Gus Dur sebagai presiden, walaupun
sebenarnya pemilu adalah kemenangan (walau tidak mutlak) fraksi nasionalis
PDIP. 

Bukan itu saja, melalu usaha-usaha provokasi dan agitasi yang dilakukan oleh
partai-partai hijau untuk menjatuhkan PDIP, dengan dalih bahwa megawati bukan
muslim sejati, pimpinan wanita, banyak legislatif PDIP yang kristen, dll. 

Inikah hasilnya? setelah SU MPR/DPR dihijaukan oleh para reformator Muslim,
sekarang mereka akan menghijaukan seluruh Indonesia???

Mardhika Wisesa

PEMUDA FRONT PEMBELA ISLAM BAKAR GEREJA DI DEPOK

JAKARTA, (SiaR, 3/11/99). Ratusan pemuda yang tergabung dalam
Front Pembela Islam (FPI) bersenjata golok, pedang, dan bom molotov
membakar rata bangunan Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Jemaat
Shalom, di Jalan Kembang Liu Depok, Selasa (2/11) sekitar pukul 03.00
dinihari. 

Keterlibatan FPI terungkap karena para penyerang berteriak dengan
teriakan lantang menyebutkan nama organisasi mereka. Hal ini dibenarkan
oleh sumber di Polda Metro Jaya, Rabu (3/11) ini. Sumber itu menyatakan
akan menggunakan klaim para penyerbu itu untuk memulai penyelidikan kasus
tersebut. 

Pihak kepolisian hingga kini belum memperoleh motif di balik
penyerbuan tersebut. Tapi salah seorang warga gereja yang kebetulan
bertempat tinggal di dekat gereja itu menyebutkan kemungkinan pembakaran
itu menyangkut izin pendirian rumah ibadah gereja yang telah berdiri sejak
tahun 1994 itu. 

Para penyerang itu, menurut kesaksian sejumlah warga, merupakan
orang-orang yang tak dikenal warga penduduk sekitar lokasi gereja. Ketika
penyerbuan terjadi, beberapa warga setempat yang juga muslim mencoba
mencegah tindakan para penyerang yang ditaksir jumlahnya mencapai tiga
ratusan orang itu. Bahkan salah seorang warga yang ingin mencegah
pembakaran gereja itu sempat dikalungi clurit lehernya oleh para
penyerang, sehingga ia tak berdaya sama sekali. 

Ketua Umum FPI Al Habib Muhammad Rizieq, serta Sekjennya M Annam
tak berhasil ditemui di markas mereka di kawasan Ciputat. Saluran telepon
genggam-nya juga dimatikan sehingga SiaR kesulitan untuk memperoleh
konfirmasi dari mereka. 

Menurut sejumlah saksi mata saat penyerbuan itu, seorang warga
mengenali salah satu pemimpin penyerbuan itu adalah Habib Razief Siddiq
yang di dalam struktur organisasi FPI menjabat sebagai Panglima Perang. 

FPI dikenal masyarakat sebagai salah satu ormas Islam yang juga
terlibat di dalam berbagai pengerahan massa untuk "mengamankan" jalannya
Sidang Umum MPR lalu. Sumber di kalangan ormas Islam menyebutkan
keberadaan FPI tak terlepas dari keterlibatan Pangdam Jaya Mayjen Djadja
Suparman. Tujuannya, kata sumber itu, untuk membuat berbagai provokasi
yang mengarah kepada terjadinya konflik horisontal antar warga
masyarakat.***

---------- SiaR WEBSITE:
http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

____________________________________________________________________
Get free email and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1

Kirim email ke