Terima kasih semua atas segala 'kelapangannya'.
Perkenankanlah saya untuk juga berpantun ria..
Menghapus dosa atas ketidak-santunan hamba...
> Priyo Pujiwasono berpantun:
> Last but not least, saya juga mau bersajak seperti
> Mbak Ida, tapi ini khusus buat bung Kris.
> Marah merah di dinding..
> jangan marah just kidding,
> panas-panas tahi ayam
> buat rekan di Bappenas kukirimkan salam...:))
>
Buat sobat baruku mas Priyo
Pantun 1
Aih-aih perawan kampung
Jalan-jalan di tepi bengawan...
Walau diri dirundung bingung
Senang juga kita berkawan.
Jalan-jalan ke Dupont Circle
Mampir dulu di rumah kerabat
Maksud awak lempar ketapel
Nggak tahunya.., kepala hamba yang kena sebat
Pantun 2
Sebenarnya syair sebuah lagu yang dinyanyikan oleh
teman-teman di hadapan seluruh pimpinan, karyawan dan
unit-unit yang terkait dengan Bappenas. Mudah-mudahan
cukup mengobati rasa rindumu pada teman-teman di
Bappenas.
"SELAMATKAN BAPPENAS"
Sadar-sadarlah engkau Bappenas
B'ritamu semakin panas
Citramu sekarang amblas
Hidup bagai tak bisa nafas
Ingak-ingak lah wahai Bappenas
S'moga kerjamu jelas
Tak mengganggu dan tak menguras
Itu hanya orang-orang yang kurang waras
Era berganti ke reformasi
Visimu harus sejati
Menjunjung tinggi harkat madani
Agar kau tak dicaci maki
Engkau tetap kasih, kami tetap sayang, kami tetap
cinta Bappenas
(dipersembahkan juga untuk seluruh karyawan
Badan-Badan dan Departemen yang saat ini sedang dalam
penantian akan tugas, fungsi, dan struktur
organisasinya masing-masing).
Enjoy...,
Kris.
=====
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com