Wah, jadi yang benar yang mana sih GAM itu? Ini ceritanya mau membingungkan
seluruh rakyat Indonesia lalu akhirnya kebingungan sendiri......:)



--------------------------------
>From: "INDONews (s)" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: IndoNews Admin <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: [INDONEWS] Fw: Tanggapan MB GAM Eropa
>Date: Wed, 24 Nov 1999 13:39:35 +0700
>
>----------------------------------------------------------
>
>MARKAS BESAR GAM EROPA
>P.O.Box: 2084, S-145 02 Norsborg, Sweden
>Fax: 00 - 46 - 8531 88460
>
>TANGGAPAN MB GAM EROPA UNTUK ARTIKEL WASPADA TENTANG
>
>"HASAN TIRO TAK KENAL MP GAM"
>
>Menurut Harian Waspada, Senin, 22 November 1999, Wali Negara Tengku Hasan
>di Tiro menyatakan tidak
>kenal dan tidak pernah memberi kuasa kepada Majlis Pemerintahan Gerakan
>Aceh Merdeka ( MP GAM ) yang
>dipimpin Teuku Don Zulfahri.
>
>Memang selama ini Harian Waspada telah sering memuat berita-berita yang
>kontroversial yang
>diterimanya dengan faxsimile dari Stockholm atau lewat "Biro"Penerangan"
>ASNLF di Texas dan Wilayah
>Pase, yang isinya tidak lain hanya untuk memecah-belahkan persatuan rakyat
>Aceh yang telah begitu
>terpadu. Tidak kurang penting juga bahwa faksimile itu selalu
>dibubuhi/ditempel tanda-tangan Wali
>Negara, Tengku Hasan Mohammad di Tiro. Tapi yang paling aneh lagi adalah
>pihak pemalsu tanda tangan
>ini selalu menuduh pihak lain yang melakukan perbuatan bejat itu, walaupun
>semua orang sudah tahu
>sumber-sumber faksimile yang bertanda-tangan Wali keluar dari Texas, Pase
>dan Stockholm.
>
>Yang lebih menjijikkan lagi, MP GAM yang anggota-anggotanya terdiri dari
>tokoh-tokoh senior Aceh
>Merdeka tulen telah juga dituduh telah "dibiayai oleh intelijen TNI/AD
>RI...Untuk memecahbelah
>perjuangan Aceh Merdeka." Dapatkah masuk akal sehat seorang 'Wali Negara'
>menuduh MP GAM sedemikian
>rupa tanpa dapat memberi bukti sedikitpun.
>
>Wali Negara, Tengku Hasan Mohammad di Tiro, yang kami kenal sejak
>berdirinya Aceh Merdeka sampai
>mengungsi keluar negeri, tidak pernah mengeluarkan satu surat yang akan
>merugikan perjuangan suci
>bangsa ini. Apalagi selama dua tahun ini, jangankan membuat
>pernyataan-pernyatan yang merugikan
>perjuangan, untuk membuat satu press release saja sudah tak memungkinkan.
>Disini jelas sudah ada
>pihak lain yang memalsukan surat-surat tersebut.
>
>Perkara Wali tidak kenal dengan MP GAM, itu tidak mengherankan. Wali tidak
>kenal juga dengan "Biro
>Penerangan" Texas, Denmark, Norway dan 27 lagi Biro Penerangan di dalam
>yang dikepalai oleh 27 orang
>Abu-Abu termasuk Abu Jahal dan Abu Lahab. Tetapi yang penting bagi Wali
>yang beliau selalu nasihati
>kami dikala beliau masih sehat: "Kalau saya tidak kuasa lagi nanti atau
>sudah meninggal, perjuangan
>ini wajib diteruskan sampai berhasil.
>
>Malang dan anehnya, ketika beliau jatuh sakit dengan mendadak, maka
>kerabat-kerabatnya langsung
>berebut-rebut tahta dan dengan pedang terhunus langsung mencencang siapa
>saja yang melintang
>didepannnya. Dr. Zaini dan M.Jamil, dua kerabat, yang sudah sepuluh tahun
>berbaring dan menjadi
>oposisi Aceh Merdeka di Stockholm, langsung bangun mengeluarkan
>bermacam-macam fatwa yang telah
>memecahkan persatuan Aceh Merdeka. Sayangnya, Zaini dan Jamil kemampuannya
>hanya sanggup memalsukan
>tanda-tangan Wali - tidak lebih dari itu. Satu lagi kerabat yang namanya
>Musanna Abdul Wahab,
>tinggal di Texas, Amerika. Walaupun ia belum pernah berjumpa dengan Wali
>Negara, tetapi kalau
>berbicara selalu meng-atas-namakannya. Selama tinggal di Amerika belum
>pernah kita lihat ia membuat
>satu pernyataan baik dalam bahasa Melayu atau Inggris yang menguntungkan
>perjuangan dan merugikan
>musuh. Pernyataan-pernyataan yang selalu keluar dari komputernya hanyalah
>mengadu domba rakyat Aceh.
>
>Kepada seluruh rakyat Aceh yang masih setia kepada bangsa Aceh, Tanah Air
>Aceh, agama Aceh dan adat
>istiadat Aceh, teruskan perjuangan suci kita dan singkirkan jauh-jauh semua
>fitnah, baik yang
>dikirim lewat e-mail atau Harian Waspa. Ingat, Harian Waspada dan e-mail
>itu sama saja.
>
>Kepada yang berjuang untuk kepentingan pribadi, pangkat atau kerabat,
>nyatakan dengan terang supaya
>tidak lagi membingungkan rakyat Aceh yang lagi kebingungan ini.
>
>Biro Penerangan MB GAM Eropa
>
>++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
>Didistribusikan tgl. 24 Nov 1999 jam 07:36:55 GMT+1
>oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
>http://www.Indo-News.com/
>++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

Kirim email ke