Kalau polisi atau tentara mati sih boleh-boleh saja. Kan dibayar untuk mati
ya?

Dasar AGAM keparat perampok dan pembunuh. Kalau dikejar lari ke kampung.
Dikejar ke kampung katanya menakut-nakuti penduduk kampung. Siapa yang bloon
siapa yg tolol kalau begini ini? Yang bloon adalah yang termakan propaganda
AGAM.


Jeffrey Anjasmara

----------------------------
Sipil Bersenjata Hadang Mobil BRI:
Pitoyo Tewas, Sugeng Tertembak

MEDAN (Waspada): Satu regu Brimob yang sedang mengawal pengiriman uang ke
Meulaboh, Selasa (30/11) sore dihadang sekelompok sipil bersenjata di
kawasan pengunungan Geurute, Aceh Barat.

Akibat peristiwa penghadangan itu satu anggota Brimob Pratu Pitoyo tewas dan
rekannya Prada Sugeng Haryadi luka tembak di bagian paha kiri.

Menurut keterangan yang Waspada peroleh di Meulaboh, sore itu dua unit mobil
Kijang BRI yang berisi uang tunai sedang melakukan perjalanan ke Meulaboh
dengan dikawal satu regu Brimob. Namun setibanya mereka di kawasan
pengunungan Geurute langsung dihadang sekelompok sipil bersenjata.

Uang dan korban yang tewas maupun yang terkena tembakan berhasil dievakuasi
ke daerah Lamno (12 km dari tempat kejadian). Belum didapat informasi apakah
ada korban dari pihak kelompok sipil bersenjata.

Ditembak dan diculik

Sementara itu dua anggota TNI, Prada Asep Jailani, anggota Koramil Lamno
Kecamatan Jaya Aceh Barat luka-luka ditembak orang tak dikenal Selasa
(30/11) siang, sementara Serda Edy Sahputra anggota Korem 012/T.Umar diculik
sekelompok orang tak dikenal di rumah mertuanya di kawasan Jeuram Kecamatan
Seunagan Senin (29/11) malam.

Menurut keterangan yang diperoleh Waspada, korban Asep Jailani pergi
berbelanja ke pasar Lamno berjalan kaki, setelah berbelanja korban pulang,
sekitar 50 meter lagi dari kantor, tiba-tiba meluncur satu mobil kijang dari
arah belakang (Banda Aceh) dan langsung melepaskan tembakan terhadap korban
yang mengakibatkan korban jatuh tersungkur dengan sejumlah bekas tembakan di
tubuh korban sehingga korban luka-luka. Anggota lain yang siaga di kantor
melakukan pembalasan terhadap mobil yang sedang meluncur tersebut sehingga
kaca bagian belakang hancur, tidak diketahui bagaimana dengan penumpang yang
berada di dalamnya.

Tembak menembak itu sempat mengejutkan, apalagi waktu kejadian sekitar pukul
10:00 masyarakat sedang ramai di pasar dan jalan. Warga kota Lamno panik,
rumah dan toko segera ditutup. Masyarakat yang sedang berbelanja kucar-kacir
menyelamatkan diri dan masuk ke dalam rumah-rumah penduduk, setelah
suasananya reda, baru masyarakat mengetahui kalau anggota Koramil tertembak
dan mengalami luka tembak.

Aksi penembakan segera diberitakan ke pasukan yang ada di Lhokkrut agar
dilakukan pemeriksaan terhadap mobil kijang yang telah melakukan pembunuhan
terhadap anggota Koramil Lamno. Namun mobil yang dicurigai tersebut tidak
pernah melintasi kawasan tersebut, sedangkan untuk melakukan pengejaran
tidak mendapat izin dari Dandim di Meulaboh.

Komandan Kodim 0105 Aceh Barat Letkol Inf Widhagdo yang sedang rapat dengan
pimpinan daerah, mahasiswa, ulama dan tokoh masyarakat di Pendopo Bupati
mengatakan, baru saja dibahas orang-orang yang ditembak oleh kelompok tak
dikenal, sekarang terjadi lagi terhadap anggota Koramil Lamno.

Menyangkut anggota TNI yang diculik di Jeuram Senin malam, dimohon agar
tidak ada lagi culik dan bunuh membunuh. Dandim berpegang pada prinsip tidak
lagi melakukan operasi dan patroli ke desa-desa.

Bupati Aceh Barat Drs Nasrudin, MSi menyampaikan kepada ulama, mahasiswa dan
tokoh masyarakat Layung, agar warga yang eksodus ke masjid-masjid dan
mushala supaya kembali ke rumah masing-masing, sedangkan operasi pasukan TNI
di sana telah dikatakan Dandim tidak ada lagi, jelas Bupati. (b25)

______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

Kirim email ke