Panglima AGAM si Abu Jahal ketahuanb sekali tukang bohongnya. Kalau tidak ada hujan tidak ada angin kenapa TNI mesti menembak untuk buang-buang peluru. Habis itu TNI-nya ada yang mati lagi....:) Logikanya dimana. Cerita si Abu Jahal hanya cocok untuk dilalap untuk konsumsi orang pandir. Si Abu Jahal ini pula yang dulu menyuruh non-Aceh keluar dari sana. Habis itu dibilangnya kerjaan provokator lagi. Padahal yang melakukan hubungan SLJJ dengan Waspada orangnya ya itu-itu saja. JA ----------------------------- Kontak Senjata Di Aceh Barat: 3 Tewas, Satu Diantaranya TNI MEULABOH (Waspada): Kontak senjata terjadi Kamis (2/12) di Dusun Suwak Keumudai Arongan Kecamatan Samatiga mengakibatkan, tiga orang tewas salah seorang anggota TNI Serda Irwansyah, dan dua warga Desa Pribu Abdul Majid Sandan, 28, dan Usman, 18. Sementara dua orang warga yang masih di rawat di RSU Tjut Nyak Dhien Meulaboh yaitu Tgk.M.Isa, 32, penduduk Napai Kecamatan Woyla dan M.Yusuf, 24, penduduk Pribu. Menurut anggota DPRD Aceh Barat, H.Umran Usman, yang ikut mendampingi petugas RSU Tjut Nyak Dhien Meulaboh untuk menjemput jenazah di Pribu, Abdul Majid Sandan luka tembak di kepala sedangkan Usman luka tembak pada bagian bahu tembus ke leher. Menurut saksi mata, dua mobil Unimog milik TNI yang penuh aparat siang itu menuju Banda Aceh. Sesampai di Pribu melepaskan serentetan tembakan mengakibatkan dua korban meninggal dunia dan dua lainnya luka lecet kena serpihan peluru. Dandim 0105 Aceh Barat Letkol Inf.Widhagdo saat dikonfirmasi Waspada melalui telefon membenarkan ada kontak senjata di Dusun Suwak Keumudai Arongan Kecamatan Samatiga 50 km dari Meulaboh. Dua mobil Unimog yang sedang membawa pasukan dari Meulaboh ke Banda Aceh diikuti dua kenderaan roda dua yaitu Honda GL Pro dan Honda Astrea. Ketika melewati kedua Unimog tersebut terlihat membawa senjata. Saat kejadian mereka meloncat ke semak belukar, lalu terjadi tembak menembak di mana seorang anggota TNI Serda Irwansyah tertembak pada bagian bokong. Setelah mendapat perawatan di RSU Tjut Nyak Dhien dipindahkan ke TPA Kodim tetapi sekitar pukul 16:00 menghembuskan nafas terakhir. Sedangkan kedua kenderaan roda dua itu dibakar di lokasi. Sementara itu LSM Kagempar dan HMI Aceh Barat, yang kebetulan berada di sekitar lokasi untuk menuju Teunom Kecamatan Teunom, mengatakan di Meulaboh, kedua Unimog yang kembali ke Meulaboh itu mengarahkan tembakan ke aspal (badan jalan) sehingga mobil mereka BL 434 E terkena peluru di bagian pintu. Versi GAM Panglima GAM Meureuhom Daya Abu Hanifah melalui juru bicara Abu Fauzi menyampaikan kepada Waspada melalui telefon SJJ dari Lamno, pasukan TNI itu kembali dari Teunom dengan upaya membuang peluru untuk masyarakat sehingga jatuh korban dua orang meninggal dunia yaitu Abdul Majid Sandan, 28, dan Usman, 18. Berkenaan dengan perampokan mobil BNI. Di Geurutee Selasa bukan mobil BRI seperti diberitakan Waspada Rabu (1/12). Panglima GAM Meureuhom Daya membantah keras keterlibatannya. Peristiwa itu adalah kerja provokator yang ingin merusak citra GAM. Untuk itu pihak Panglima GAM Meureuhom Daya Hanifah telah menurunkan intel guna mencari provokator tersebut. Panglima GAM Aceh Barat-Selatan, Said Mustafa, mengutuk penembakan aparat terhadap masyarakat di Kecamatan Samatiga tersebut. (b11/b25/b08) ______________________________________________________ Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
