Saya rasa inti atau titik pembicaraanya telah ada kan Jeffrey ??
bahwa Mardhika Wisesa tidak sendirian dalam "masalah rasisme yang tidak mau
diakui oleh para pengaku pribumi Indonesia"
Saya asli pribumi dan Muslim, tapi saya benci dengan apa yang terjadi di
Indonesia. Mau merubahnya?? baru berbicara sepatah saja sudah "didamprat"
oleh orang-orang seperti Jeffrey Anjasmara ini, yang mengatakan saya tidak
cinta Indonesia lah, anu lah, bla-bla-blah....
Tapi saya tidak sendirian kok...masih banyak orang-orang yang merasa seperti
Mardhika Wisesa.
Jeffrey-jeffrey....belajarlah berdewasa sedini mungkin. Kamu masih seperti
anak kecil. :)
Mardhika Wisesa
Iwan Kuntjoro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Soal Huaren.org, jelas mereka besar dan kuat.
Kekuatan mereka sudah teruji dengan
> propaganda perkosaan Mei 1998 yang mereka besarkan
> sampai mencapai skala tak
> terhingga. Akibatnya makin banyak keturunan Cina
> yang kabur dari Indonesia
> dengan alasan yg tidak cukup kuat. Kejadian
> pembakaran dan penjarahan jelas
> ada dan banyak. Perkosaan juga ada tetapi tidak
> banyak. Itu adalah fakta
> simple yang dibesarkan oleh kelompok Huaren dengan
> magnifikasi 1000 kali.
perkosaan memang tidak banyak terjadi, tapi kekerasan
seksual, pembakaran, perampokan, dan tindakan
kekerasan itu adalah fakta yang tidak dibesar-besarkan
yang saya rasa menjadi 'kompor' dari kaburnya
keturunan China ke LN, dan yang ada sebut propaganda
tak terhingga itu adalah tidak betul...ini adalah
fakta. Bagaimana perasaan anda jika bisnis yang anda
bangun sejak dulu habis terbakar dalam 1 hari ???
nyawa anda terancam dan nyaris dibakar hidup-hidup???
Waktu terjadi kerusuhan tahun yang silam, saya masih
di Jakarta dan menolong tetangga saya (yang tinggal di
ruko tersebut) rukonya dibakar dan mereka masih berada
di dalam ruko itu (seluruh keluerga (3 anak kecil plus
2 pembantu dan 1 supir nyaris terbakar hidup-hidup)
untungnya mereka bisa keluar ruko lewat tembok
belakang ruko). Ada lagi tetangga saya (siswi SMA)
yang pada waktu itu sedang pulang ke rumah, dihadang
di tengah jalan dan ditelanjangi di tengah jalan,
kemudian disuruh pulang dengan hanya memakai celana
dalam.
Saya yang 'hanya' melihat kejadian ini dengan mata
kepala sendiri dan terus terang ketakutan dan kesal.
Wajar jika Hal ini membuat banyak warga keturunan
'kabur' ke LN. saya rasa ini merupakan alasan yang
cukup kuat. bukan begitu ???
____________________________________________________________________
Get free email and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1