Wah..wah....
keputusan ini sangat bijaksana. Masa puasa harus libur. Sejak kapan kita
punya atasan yang wise membikin keputusan seperti ini.
Bukankah pendidikan sangat penting bagi orang-orang di Indonesia? Bukankah
kita udah ketinggalan banyak sekali? Apalagi setelah kerusuhan, ditambah
krismon, berapa anak-anak yang tidak bisa sekolah.


----- Original Message -----
From: Jeffrey Anjasmara <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, December 13, 1999 8:52 AM
Subject: Puasa = libur?


> Benar-benar keputusan yang sembrono. Masa puasa bukanlah masa untuk
> bermalas-malasan di rumah. Sudah tahu sektor pendidikan harus dikejar, kok
> malah siswa diliburkan. Benar-benar sembrono. Habis ini masa puasa juga
> dijadikan alasan agar siswa tidur siang? Biar nggak capek gitu ya? Wah,
lalu
> mana hikmah puasa kalau dipakai untuk bermalas-malasan di rumah?
Benar-benar
> sembrono.
>
>
> Jeffrey Anjasmara
>
> '---------------------
> Jangan Lagi Meliburkan Sekolah di Bulan Puasa
>
> Jakarta, 13 Desember
>
> Kendati sudah dijalankan, kritik terhadap kebijakan meliburkan siswa pada
> bulan puasa masih terus mengalir.
>
> Sejumlah orangtua murid dan praktisi pendidikan menilai kebijakan libur
> puasa sangat kurang menguntungkan, karena waktu belajar siswa terbuang
> percuma. Untuk itu, mereka mendesak pemerintah agar tahun depan kebijakan
> ini tidak dilanjutkan lagi
>
> Pembantu Rektor I Universitas Negeri Jakarta, Dr Hafid Abbas kepada
wartawan
> di Jakarta, Sabtu (11/12) malam mengatakan, tahun depan kebijakan
pemerintah
> meliburkan siswa di masa puasa bisa dipinggirkan oleh pemerintah daerah,
> jika otonomi telah dilaksanakan secara luas. Pemerintah daerah memiliki
> kewenangan khusus untuk tidak menaati ketentuan pemerintah pusat jika
kurang
> sesuai dengan situasi serta kondisi di daerah.
>
> ______________________________________________________
> Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>

Kirim email ke