Setahu saya baju koko dan kebaya yang disertai kerudung adalah salah busana
nasional yang lebih tepatnya busana daerah jakarta atau betawi. Itu sama
sekali tidak mewakili atau tidak dapat diklaim sebagai busana muslim, meskipun
toh orang betawi banyak yang muslim.
Yang disebut busana muslim adalah yang kriterianya disebut dalam Q dan
diperjelas oleh hadits nabi, jadi bukan busana nasional Indonesia.
Pemikiran yang tercampur aduk inilah yang justru merugikan Islam, mengklaim
budaya sebagai bagian dari Islam, tanpa pandang bulu bahwa budaya tsb justru
tidak sesuai dengan Islam.
yuni
Saut Aritua H Sagala <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> On Mon, 27 Dec 1999, Suhendri wrote:
>
> > Fenomena apa pula ini ?
> >
> > Peserta misa di Gereja Betawi (?) yang disiarkan oleh SCTV kemarin secara
> > langsung mengenakan baju kerudung, kopiah, dan baju koko.
> >
> > Itu semua adalah identitas kaum muslimin.
> Saya pikir kurang tepat, kalau saudara mengatakan bahwa itu langsung
> dikatakan identitas, soalnya kakek saya dan nenek saya memakai kopiah dan
> kerudung. Fenomena ini terlihat di perayaan Natal Oikumene Indonesia
> sebelumnya, yaitu: ada pertunjukan dari tiap daerah di Indonesia.
>
> > Apa sebenarnya yang mau diperlihatkan ? Keberhasilan dakwah kristen di
> > lingkungan betawi, suatu "packaging" dakwah kristen ? atau pembentukan
opini
> > ? ???
> Tentu bukan ini yang ingin "packaging" dakwah Kristen yang ingin
> diperlihatkan atau pembentukan opini. Tetapi memang berita Natal tersebut
> buat semua orang dan semua suku.
> Jadi saya pikir pakaian ataupun pernik - pernik itu merefers ke semua
> orang atau suku.
>
>
>
> Salam,
>
>
> Saut A H S
____________________________________________________________________
Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at
http://webmail.netscape.com.