Mardhika Wisesa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mbak Yuni Wilcox, (aduh embel-embelnya nama bule nih....)
> pertama-tama, nama saya Mardhika, bukan mahendra. Kedua, Mirza Raditya, nih
> lho embak mu yang tersayang..... :)

Sorry soal nama, soalnya sebelumnya baca email dari mahendra jadinya namanya
masih terbawa di kepala. Rupanya anda ini suka menyindir orang secara pribadi,
maafkan saya jika  salah.

> Berbicara soal Gus Dur, semoga Tuhan YME akan memberikan balasannya,
apabila
> beliau mencoba untuk menyesatkan orang lain (bangsa Indonesia)

Saya kira kita semua tahu itu. Mudah sekali untuk mengatakan bahwa GD adalah
yang tidak buta hati semudah saya mengatakan bahwa GD adalah yang menyesatkan.


Hanya saja, sebaiknya anda memperhatikan materi pembahasan yang dilemparkan
GD,sebelum anda mengatakan bahwa GD itu melek hati seperti halnya anda
memperhatikan materi yang dilontarkan oleh Suhendri. tidak semua materi yang
dikemukakan oleh GD patut dijadikan ukuran bahwa ia tidak buta atau
menyesatkan. 

Apalagi dengan contoh ucapan GD yang anda lampirkan sebelumnya, setahu saya
ditinjau dari sudut akidah Islam adalah tidak benar. Seorang pemimpin yang
berembel embel kyai dan dianggap berpengetahuan luas tentang Islam, tidak
pantas berkata seperti itu.Itu saja poin saya.  

> Untuk ini, saya akan mencoba membuat tuntutan di Pengadilan Negeri
khususnya
> untuk Bapak Amien Rais yang telah menggolkan Gus Dur sebagai Presiden.
> Tuntutan kedua akan saya tujukan kepada Poros Tengah yang dimotori oleh PPP
> dan PAN. Setelah itu PDIP dan PKB yang ikutan mengangguk , GOLKAR ngga usah
> ditanyalah, partai ini sudah sarat tuntutan dan dakwaan.

Kalau memang nantinya terbukti, mengapa tidak itu justru ide yang bagus.:)
 
> Bila Gus Dur gagal dalam pembenahan negara ini, seluruh Umat Islam
Indonesia
> akan saya tuntut juga, tak kecuali Umat Kristen (katholik dan protestan),
> Buddha, Hindu dan Umat kepercayaan dan aliran lainnya. Seluruh bangsa
> Indonesia akan saya cantumkan namanya sebagai terdakwa.

Saya kira yang anda ungkapkan ternyata sma konyolnya dengan apa yang
diungkapkan Suhendri.

> Intinya: Bila Gus Dur memang Raja Sesat, berarti seluruh anggota MPR/DPR
kita
> memang sudah goblok sekali, padahal terpilih melalui pemilu yang jurdil dan
> bersih.

Kalau memang benar kenyataannya itu adalah bagian dari kehidupan, tak semua
kehidupan ini berjalan mulus. Kadang kita harus menelan kekecewaan dengan apa
yang telah menjadi pilihan kita.

> Berarti apa? para pengguna hak pemilu yang adalah Rakyat Indonesia
> sendiri memang gampang sekali disesatkan oleh Iblis-iblis penyesat seperti
Gus
> Dur ini. (Notabene, berarti saya dan anda , mbak Yuni, juga bisa
dikategorikan
> "goblok".)

Sayang sekali anda tidak bisa memasukkan saya dalam kategori konyol anda,
karena saya tidak ikut menggunakan hak pemilu tsb.:)

yuni


____________________________________________________________________
Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at 
http://webmail.netscape.com.

Kirim email ke