like what i said in previous email
i am not gonna continue this dicussion.
you may wanna ask others to discuss your topic.

Faran

>From: "rendra" <[EMAIL PROTECTED]>
>To: "Faransyah Jaya" <[EMAIL PROTECTED]>
>Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: RE: RE: : Hebat !
>Date: Sun, 2 Jan 2000 00:01:26 -0800
>
>
>Sdr Faran,
>
>Jelas sudah bagi saya dimana posisi anda. Keyakinan anda bahwa ajaran agama
>tidak mengajarkan membunuh. Apakah betul? mungkin istilah yang akan menjadi
>argumentasi disini. Korban apakah arti kata tersebut? Apakah hal ini tidak
>melibatkan pembunuhan?. Lagi apa arti kata pembunuhan? Lebih baik anda
>banyak belajar lagi. Dari setiap buku agama dari gsaya baca dan pelajari di
>kelas Comparative Religion di John Hopkins dan sampai staff pengajar saat
>ini di Mcgill U, seluruh kitab tersebut menyebutkan pengorbanan, yang nota
>bne penghilangan kehidupan orang atau binatang. Di Islam dan Kristen di
>perebutkan siapa yang akan di korbankan atara dua anak oleh seorang ayah,
>nabi katanya, perdebatan tersebut memecahakan agam tesebut, yang satu
>menjadi islam , yng lain nasrani. Tetapi apa yng ternyata dikorbankan?
>Kambing! Dibunuh juga. Demikian dengan Jihad, sebagai Moslem, anda tentunya
>tahu benar apa artinya. Yang mana telah juga diakui olehanggota DPR kita
>sdr. Eggy.
>Issue yg telah merupakan kenyataan ini, anda katagorikan sebagai waste of
>time. Well, listen young man, only losers who are cornered will say such a
>thing. Gentleman will face the fact, if your believe is overwhelmed
>yourself; it's time to look back and learn. Membuang waktu untuk
>mendikusikan sesuatu yang telah anda lempar ke forum umum adalah set back.
>saya rasa anda bukan loser, kalau memang ada kekeliruan atau kekurangan,
>just say so. It takes more than a man to admit that he steps to the wrong
>path. Extreme kanan adalah salah, sayangnya tidak haram hukumnya menurut
>islam. And that is a fact, Moslem adapt it very well, so why don't you just
>admit it, and face the fact of the world that you have to beg not to be
>stamped as the black mark of the civilized society. Disini misalnya anda
>tidak bisa lagi melaksanakan ibadah agama anda sesuai dengan yg anda lakukan
>di Indonesia. Anda tidak lagi bisa menutup jalan umum pada hari jum'at, di
>kantor anda tidak bisa lagi minta waktu untuk berdoa, mungkin allah anda
>tidak bisa lagi mendengar anda, karena tidak ada loudspeakers yang memekakan
>telinga orang lain dan membangunkan istirahat orang lain dengan suara gaduh
>yang mendekati satanic dari pada sebuah doa yang anggun. Atau mungkin allah
>anda sudah tuli? Again, maybe you are right, it is indeed a waste of time to
>talk to terrorists? By the way could you tell me who are the latest
>terrorists of the India Air in 1999? What religion are they? What purpose is
>the Hijack? It's drawn all over your face young man. It is islam, it is
>moslem! Waste every bodies' time my friend to deal with peole of radical
>islam.
>
>shalom, jewish rules the wrong world
>wassallam, islam tells evil
>amithabha, budhis worship the death
>amen, protestant is prosatan
>these are all who ruins the world.
>Keep your religion private, save the world.
>be human,
>or am I lost?
>
>-----Original Message-----
>From: Faransyah Jaya [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
>Sent: Saturday, January 01, 2000 1:51 AM
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: RE: RE: : Hebat !
>
>
>bung rendra..
>saya pikir anda temen saya tadinya.. abis namanya sama.:)
>
>komentar saya singkat aja.. anda juga hebat bisa mengambil kesimpulan
>tentang islam dan moslem...
>
>saya rasa seluruh manusia dengan agama yang berbeda melakukan banyak
>kejahatan yang sama. tapi saya yakin seluruh agama tidak mengajarkan untuk
>membunuh. terlebih lagi islam dan moslem. kenapa karena saya moslem. dan
>saya yakin dengan ajaran agama saya.
>fanatik sendiri terkadang tidak jelek. justru orang yang jauh dengan
>agamanya terkadang takut sendiri dengan orang2 yang fanatik dengan agama.
>
>terlalu banyak yang bisa kita diskusikan disini. tapi saya pikir it will be
>just a waste of time.
>
>so, salam hebat buat anda.
>
>Faran
>
>>From: "rendra" <[EMAIL PROTECTED]>
>>To: <[EMAIL PROTECTED]>, <[EMAIL PROTECTED]>
>>Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
>>Subject: RE: : Hebat !
>>Date: Fri, 31 Dec 1999 15:12:48 -0800
>>
>>Lagi, anda2 pelajar di AS harus bisa bisa belajar berpikir secara social
>>democratic. Bukan secara emotional fanatism. Agama adalah somewhat sama
>>dengan kematian. Istilahnya 'death' is private, if you die, it is private,
>>but murder is public. Demikian juga agama, memaksakan kepercayaan adalah
>>masalah umum yg ada hukumanya. Para extremists agama islam dan kristen
>>adalah sama buruknya.
>>Keadaan di dunia di penuhi dengan kekerasan. Sayangnya hukum islam adalah
>>meng'halal'kan penghacuran apapun didepannya. Protestan dari namanya sudah
>>menggambarkan 'rejection', atau protest.
>>bahaya perusak kemanusian (human race0 bukan lagi communism, tapi right
>>wing. Di America, tentunya anda2 sudah mengenal Pat Buchanan, Pat
>Robertson,
>>dan semua Tvangelis termasuk Billy Graham Sr & Jr, sampai yg mendingan
>Jessy
>>Jackson, di lain pihak anda tentu sebagai moslem mengenal Louis Farrakhan
>yg
>>anti-sematic. Dari manusia2 yg saya sebut 'power syndrome' dan huge money
>>makers ini tidak layak untuk diikuti.
>>Sayangnya kekejaman islam telah dicatat disejarah dunia dengan exploitation
>>of terrorism dari Afghanistan, Iraq, Iran, Kashmer, Pakistan, Phillipines,
>>Algeria, Somalia, Egypt, etc, etc, dan Indonesia sebagai masyarakat islam
>>terbesar di dunia telah membuktikan kekejaman moslemnya. Sekarang dimana
>>para protestants retaliate dimana di Indonesia timur banyak penganutnya,
>>para moslem menjadi minoritas dan crying as babies. Perang saudaralah,
>kalau
>>memang harus terjadi. Manusia2 penganut agama, yg kalian claim, ternyata
>>adalah mahluk biadap. Ini sudah terbukti di former Yugoslavia.
>>Jadi dimana allah dan tuhan anda, apakah dia menghedaki hal ini? Ataukah
>dia
>>hanya halusinasi iman?
>>Agama adalah salah kalau dijalankan secara public. Selfish atau ego
>>masyarakat moslem di indonesia adalah terlalu besar, rasa selalu benar dari
>>para protestant adalah terlalu mendalam; keduanya adalah fanatism yg kelru,
>>dan ini yg kalian bayar.
>>
>>    From: Faransyah Jaya
>>    To: [EMAIL PROTECTED]
>>    Sent: Thursday, December 30, 1999 1:03 PM
>>    Subject: Re: Hebat !
>>
>>
>>    Sedih...
>>    Mudah2an kiamat kecil tidak akan terjadi di indonesia... Amin..
>>
>>    Faran
>>
>>    >Date:         Thu, 30 Dec 1999 08:19:05 +0700
>>    >Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>>    >From: Suhendri <[EMAIL PROTECTED]>
>>    >Subject:      Hebat !
>>    >To: [EMAIL PROTECTED]
>>    >
>>    >25 Ribu orang Kristen mengepung dengan pedang terhunus ke kampung  4
>>Ribu
>>    >Muslim.
>>    >
>>    >Mengerikan membayangkan apa yang akan terjadi ?
>>    >
>>    >Apa lagi yang harus saya ucapkan dan tulis disini. PASTI lagi - lagi
>>saya
>>    >dibilang Provokator.
>>    >
>>    >Apakah 25 Ribu orang gelap mata tsb tidak satupun bisa berpikir sehat,
>>tidak
>>    >satupun mempunyai nurani dan rasa Kasih  ???
>>    >
>>    >Hebat sekali SANG Provokator (Provokator kah yang akan kita kambing
>>hitamkan
>>    >?) bisa menggerakan massa sedemikian besar. Hebat, hebat. !!!
>>    >
>>    >Soe
>>    >
>>    >=========================
>>    >Puluhan Ribu Massa Berhadapan
>>    >Malam Ini, Halmahera Bakal Rusuh?
>>    >Reporter: Titis Widyatmoko
>>    >detikcom - Jakarta, Bentrokan berdarah mengancam Halmahera malam ini,
>>Rabu
>>    >(29/12/19990. Sampai petang tadi sekitar 25 ribu warga Tobelo dengan
>>senjata
>>    >terhunus sudah mengepung 10 ribu warga kawasan Galelo, Halmahera.
>>    >
>>    >Menurut penuturan perwakilan warga Halmahera di Jakarta, Husein Al Ham
>>sudah
>>    >sejak semalam, 25 ribu warga Kecamatan Tobelo yang mayoritas beragama
>>    >Kristen berjalan kaki menuju Galelo yang mayoritas penduduknya muslim.
>>Jarak
>>    >keduanya sekitar 25 kilometer.
>>    >
>>    >Gilanya, menurut Husein, aparat kepolisan yang semestinya menjaga
>>keamanan
>>    >dikabarkan telah melepas baju dinas seragamnya, dan turut 'mengangkat
>>    >senjata' untuk bergabung dengan massa dari Tobelo.
>>    >
>>    >Massa yang dikabarkan membawa semua membawa senjata tajam berupa
>>pedang,
>>    >panah dan bom rakitan sempat membuat bentrokan di sepanjang
>perjalanan.
>>Dari
>>    >beberapa kampung yang dilewati, dilaporkan telah timbul korban jiwa 60
>>orang
>>    >tewas dan 250 lainnya luka-luka.
>>    >
>>    >Husein Al Ham yang didampingi Bambang Sumitro, adik tokoh Ambon
>Thamrin
>>Amal
>>    >Tomagala mengkuatirkan apabila hal ini tak dihalangi akan terjadi
>>bentrok
>>    >yang akan menimbulkan korban jiwa lebih besar.
>>    >
>>    >Saat ini saja, dilaporkan jarak antara kedua kubu berkisar 10 km. Di
>>pihak
>>    >massa Tobelo sebanyak 25 ribu orang dewasa sedangkan di pihak Galelo
>>hanya
>>    >sebanyak 4000 orang, karena 6000 lainnya adalah anak-anak, wanita dan
>>orang
>>    >tua.
>>    >
>>    >Untuk itu, Husein Al Ham mengharapkan agar pemerintah pusat, petang
>ini
>>juga
>>    >segera bertindak untuk hindarkan bentrokan yang lebih besar. "Kami
>>sudah
>>    >berkoordiansi agar aparat menyediakan kapal perang untuk mengevakusi
>>warga
>>    >di Galelo," kata Husein.
>>    >
>>    >Menurut Bambang Sumitro, mereka semalam sudah bertemu dengan mantan
>>Pangdam
>>    >Pattimura Suady Marasabessy, dan sore ini berniat bertemu dengan
>>sosiolog
>>    >Imam B. Prasodjo.
>>
>>
>>
>>
>>    ------------------------------------------------------------
>>    Happy Holidays from the staff at DCEmail.com
>>    http://www.dcemail.com -  FREE Email for the Community
>>
>>
>>
>>---------------------------------------------------------------------------
>-
>>--
>>  Do You Yahoo!?
>>  Talk to your friends online with Yahoo! Messenger.
>>
>><< msg2.html >>
>
>
>
>
>------------------------------------------------------------
>Happy Holidays from the staff at DCEmail.com
>http://www.dcemail.com -  FREE Email for the Community




------------------------------------------------------------
Happy Holidays from the staff at DCEmail.com
http://www.dcemail.com -  FREE Email for the Community

Kirim email ke