dari Republika beberapa waktu lalu dari Republika beberapa waktu lalu.... 250 Juta Anak Terpaksa Jadi Pekerja JAKARTA -- Di negara-negara berkembang, sekitar 250 juta anak usia 5-14 tahun terpaksa bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dan sekitar 60 juta di antaranya bekerja dalam kedaan yang membahayakan jiwanya, demikian Laporan Situasi Anak di Dunia Tahun 2000 yang diterbitkan Unicef yang diterima Antara Senin. Kepala Perwakilan Unicef untuk Indonesia dan Malaysia Stephen J Woodhouse ketika meluncurkan Buku Laporan Situasi Anak Dunia 2000, di Jakarta menyatakan, banyaknya anak yang terpaksa bekerja karena jumlah penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan masih banyak. ''Jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan di dunia saat ini mencapai 1,2 miliar jiwa, atau setiap lima orang terdapat satu orang yang miskin. Kemiskinan itu menimpa sekitar 600 juta anak,'' katanya. Karena itu, Unicef menyerukan kepada negara-negara anggotanya untuk mengatasi kemiskinan penduduk, termasuk mencegah anak terpaksa bekerja, agar mereka mendapatkan pendidikan dan gizi yang cukup, sehingga mampu menghasilkan SDM yang berkualitas. Dampak kemiskinan itu antara lain sekitar 30 ribu balita meninggal setiap hari karena penyakit yang sesungguhnya bisa dicegah dengan imunisasi, sekitar 250 ribu anak setiap bulan terkena infeksi HIV/AIDS serta 585 ribu wanita hamil atau saat melahirkan meninggal karena komplikasi, serta 31 juta orang menjadi pengungsi karena perang. -- "Rawe-Rawe Rantas, Malang-Malang Putung"
