See, berapa ribu posting dapat diproduksi oleh dewan gereja dalam sehari? ---------------- >From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]> >Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]> >To: [EMAIL PROTECTED] >Subject: AMBON: Peta Kerusakkan wilayah jemaat-jemaat Kristen Di Halmahera >Date: Thu, 6 Jan 2000 10:12:44 EST > >Peringatan: >Informasi yg termuat berikut ini bisa jadi hanya berfokus pada >satu sisi saja sesuai dengan judulnya. Karena itu jangan >dipertanyakan keseimbangan isi pemberitaan. >Walau demikian, informasi ini bisa dijadikan penyeimbang untuk >berita2 sejenis dari sisi lain. >Intinya adalah saya hanya ingin menyampaikan bahwa selain >pihak Islam, pihak Kristen juga jadi korban pada peristiwa Maluku. >Mungkin ngga ada salahnya mulai dipikirkan untuk merubah nama >Maluku menjadi Banggaku agar peristiwa2 memalukan ini bisa >segera dihentikan. > >jabat erat, >Irwan Ariston Napitupulu > > >------- >FWD >------- >Peta Kerusakkan wilayah jemaat-jemaat Kristen Di Halmahera > > >I.Kronologi Bentrokan Massa di Pulau Halmahera > > 1.. Selasa, 22 juni 1999 > Terjadi penyerangan dan pembakaran rumah-rumah warga Kristen dan gedung >gereja oleh massa Muslim di desa Bataka & Talaga Kecamatan Ibu yang >diawali adanya penyerangan kelompok Muslim. > > 2.. Rabu, 18 Agustus dan 24 Oktober 1999 > Terjadi penyerangan dan pembakaran rumah-rumah warga Kristen dan gedung >gereja oleh massa Muslim di wilayah Malifut, Sosol, Waengotak & Kao, >yang juga diawali adanya serangan kelompok Muslim. > > 3.. Rabu, 3-4 November 1999 > Terjadi penyerangan dan pembakaran rumah-rumah warga Kristen dan gedung >gereja oleh massa Muslim di Tidore, ibukota kabupaten Halmahera. Pada >peristiwa ini Pdt. Ari Risakotta, pendeta GPM dibunuh. > > 4.. Jumat, 5-11 November 1999 > Terjadi penyerangan dan pembakaran rumah-rumah warga Kristen dan gedung >gereja oleh massa Muslim di kota madya Ternate. > > 5.. Minggu, 7 November 1999 > Terjadi penyerangan dan pembakaran rumah-rumah warga Kristen dan gedung >gereja oleh massa Muslim di desa Lola, kecamatan Payahe. Penyerangan >dilakukan pada saat warga Kristen sedang melangsungkan Ibadah Minggu dan >semua jemaat yang menghadiri ibadah tersebut tewas dibunuh. Sejumlah >anak-anak dimasukkan dalam karung dan dipukuli sementara anak remaja diikat >dan dibuang. [ada saksi hidup atas peristiwa ini]. > > 6.. Selasa, 9-12 November 1999 > Terjadi penyerangan dan pembakaran rumah-rumah warga Kristen maupun >gedung >gereja oleh massa Muslim di desa Yerhu, Gita, Siokona, Akelamo, Roi, >Paceda, kecamatan Payahe. > > 7.. Kamis, 11, 20,28 November 1999 > Terjadi penyerangan dan pembakaran rumah-rumah warga Kristen dan gedung >gereja oleh massa Muslim dari desa Folai ke desa Durian, Bosso, Dorro, >kecamatan Gani Barat. > > 8.. Minggu, 5-6 Desember 1999 > Terjadi penyerangan dan pembakaran rumah-rumah warga Kristen dan gedung >gereja oleh massa Muslim di desa Sosowomo dan Tilope. Pada >penyerangan hari pertama, massa penyerang dari warga muslim desa Loleo >sempat >terjebak dan menyerah dalam bentrokan tersebut. Namun mereka >diperbolehkan pulang ke desannya setelah adanya kesepakatan damai antara >kedua belah pihak. Keesokan harinya, massa muslim ini meminta bantuan >pasukan dari warga muslim di kecamatan Payehe untuk membantu mereka lengkap >dengan senjata organik. Setelah itu, gabungan kedua kekuatan ini praktis >menyerang dan membumi-hanguskan kedua desa Kristen di atas. > > 9.. Minggu, 26-27 Desember 1999 > Terjadi bentrokan pembakaran rumah-rumah warga antara massa Muslim dan >massa Kristen di Tobelo, ibukota kecamatan Tobelo dan desa Gorua, >kecamatan Tobelo. Pecahnya kerusuhan ini diawali adanya pelemparan >rumah-rumah orang Kristen di malam hari oleh warga Muslim yang kemudian >disusul >terbakarnya sebuah rumah warga Kristen. Akibatnya, keesokan paginya >terjadilah upaya balas-membalas di antara kedua pihak. Pada malam >pra-kondisi >kerusuhan, sekitar 5 Km dari kota Tobelo, sebuah gereja dibakar. Kebakaran >ini ikut memancing kemarahan masyarakat Kristen di Tobelo. > > 10.. Senin, 27 Desember 1999 > Terjadi penyerangan dan pembakaran rumah-rumah warga Kristen dan gedung >gereja oleh massa Muslim di deas Dokulamo, Ngidiho, Soakonora, Togawa, >Seki, kecamatan Galela. > > 11.. Jumat, 31 Desember 1999 > Terjadi penyerangan dan pembakaran rumah-rumah warga Kristen dan gedung >gereja oleh massa Muslim di Wari, Gorua, Popilo, kecamatan Tobelo dan >desa Mamuya, kecamatan Galela. > > 12.. Sabtu, 1 Januari 2000 > Terjadi penyerangan dan pembakaran rumah-rumah warga Kristen dan gedung >gereja oleh massa Muslim di Tuada, Todowongi kecamatan Jailolo. > > 13.. Minggu, 2 Januari 2000 >Terjadi penyerangan dan pembakaran rumah-rumah warga Kristen oleh massa >Muslim di desa Jailolo, kecamatan Jailolo. > >II. Data kerusakan wilayah dan Korban > >Berangkat dari data di atas, dapat dicatat bahwa kerusuhan di pulau >Halmahera >telah meluas hingga ke 10 daerah wilayah administrasi kecamatan, kebupaten >hingga kotamadya dan kurang lebih 33 desa. Dari ke 33 desa ini, ada 17 >daerah >pemukiman atau desa Kristen yang telah dihancurkan bersama dengan 35 >buah gedung gerejanya. Sedangkan jumlah mesjid yang dibakar dalam kerusuhan >ini, kurang lebih berjumlah 5 buah. Korban jiwa hingga saat ini belum bisa >terdata dengan baik dan akurat akibat eskalasi dan frekwensi kerusuhan yang >terjadi setiap saat. Pihak Gereja Masehi Injil Halmahera misalnya, masih >terus >mendata jumlah korban jiwa dari pihak warga jemaatnya supaya terhindar dari >penyebutan angka spekulatif seperti yang dilansir dan didramatisir dalam >pemberitaan harian republika, 4 Januari 2000 mengenai adanya pembantaian >800 >orang. > > > >Ke-17 wilayah pemukiman Kristen/desa yang dihancurkan bersama dengan gedung >gerejanya a.l: > > 1.. Doro ( 1 Gedung gereja dibakar) > 2.. Durian ( 1 Gedung gereja dibakar) > 3.. Tilope ( 1 Gedung gereja dibakar) > 4.. Sosowomo ( 1 Gedung gereja dibakar) > 5.. Payahe ( 1 Gedung gereja dibakar) > 6.. Gita ( 1 Gedung gereja dibakar) > 7.. Lola ( 1 Gedung gereja dibakar) > 8.. Siokona ( 1 Gedung gereja dibakar) > 9.. Roy ( 1 Gedung gereja dibakar) > 10.. Dokulamo ( 1 Gedung gereja dibakar) > 11.. Paceda ( 1 Gedung gereja dibakar) > 12.. T idore ( 3 Gedung gereja dibakar) > 13.. Ternate ( 14 Gedung gereja dibakar) > 14.. Soakonora-Jailolo ( 1 Gedung gereja dibakar) > 15.. Malifut ( 4 Gedung gereja dibakar) > 16.. Gorua ( 1 Gedung gereja dibakar) > 17.. Todowongi ( 1 Gedung gereja dibakar) > >Sumber data: GMIH > >YAYASAN SAGU > >Solidaritas Anak Negeri Maluku ______________________________________________________ Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
