Rekan-Rekan Yth :
-----------------------
Bagian 1)
Misalkan anda dihadapkan pada penyebutan empat hutuf secara berurutan,
yaitu "S", lalu "A", lalu "Y", lalu "A".
Saya yakin bahwa anda akan langsung menyebutnya dengan kata "SAYA"
dalam waktu cepat.
Bagian 2)
Ketika mengikuti seminar di Bogor beberapa hari yang lalu, saya melihat
kebolehan seorang anak SD di bidang hitungan.
Ia dihadapkan pada penjumlahan sejumlah bilangan yang terdiri tiga
digit. Lupa tuh bilangan berapa aja. Taroklah bilangan itu adalah 245, 456,
345, dan 567. Semuanya dilemparkan oleh peserta.
Bersamaan selesainya itu, ia langsung menjawab hasil penjumlahannya
dengan tepat dan benar.
Pertanyaan :
---------------
Saya mohon bantuan rekan-rekan untuk mengkaji :
*Apakah ada kesamaan antara Bagian 1 dan Bagian 2?
*Apakah ada kemungkinan bagian 1 untuk dijadikan "model" atau "sumber
inspirasi" dalam perhitungan cepat?
Salam,
Nasrullah Idris