Dengan adanya kontroversil "Dua Sama Dengan Satu", berarti pada sistim
deret bilangan terkandung "dua nuansa fenomena".
     Soalnya kalau hanya terdiri dari "satu nuansa fenomena saja",
kontroversil itu tidak perlu terjadi.
     Sayangnya kita tidak bisa membuat garis batas antara kedua nuansa
fenomena tersebut.
     Sementara kita pun susah untuk membayangkan, apalagi menjelaskan adanya
dua nuansa fenomena tersebut. Karena itu kurang populer dalam dunia
Matematika.
     Tentu kita menginginkan adanya "satu nuansa fenomena saja". Berarti
bisa memberlakukan rumus Matematika untuk setiap bilangan apa saja. Termasuk
rumus 1/n.
     Hanya kenyataannya kalau itu dipaksakan akhirnya menghasilkan
kontroversil, seperti "Dua Sama Dengan Satu".
     Akhirnya timbul ketentuan bahwa "0" alias "NOL" jangan dipakai untuk
rumus 1/n.
     Justru ketentuan ini mengindikasikan bahwa pada sistim deret bilangan
terkandung "dua nuansa fenomena".
     Rasanya lucu bila
     Di satu sisi kita mempertahankan "satu nuansa fenomena", agar semua
rumus, termasuk 1/n berlaku untuk setiap bila.
     Di sisi lain kita membuat ketentuan "0" alias "NOL" jangan dipakai
untuk rumua 1/n, yang justru mengindikasikan adanya "dua nuansa fenomena".


Salam,


Nasrullah Idris
-------------------
* Ini baru pemikiran saya sementara. Saya sendiri pun belum percaya.

Kirim email ke