Kemunculan Datubara itu seperti kemunculan komunisme. Selalu menimbulkan
kerusuhan dan mengatur-atur komunitas PERMIAS. Awas bahaya laten Datubara.
Anjasmara
---------------------------------
>From: Dharma Datubara <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Welcome Back, Eyang Troy...;)) (Re: Lahirnya Partai
>Komunis Indonesia)
>Date: Fri, 7 Apr 2000 22:22:06 PDT
>
>Salam PERMIAS,
>
>Hehehe..ternyata lae Irwan jeli juga ya melihat munculnya nama "Jaya" di
>sela-sela 4 email beralamat 'Jeffrey' tertanggal 28 Maret 2000 yl.
>
>Akhirnya, sepandai-pandainya Eyang Troy alias Jaya alias FNU Brawijaya
>menutupi masa lalunya di PERMIAS, ternyata 'Jeffrey' membongkar sendiri
>kedok aslinya atawa 'Jeffrey' udah ikut-ikutan "pikun seperti
>Eyang"...hmm..masih inget khan kata2 ini..;))
>
>So, welcome back, Eyang Troy dan anda tidak perlu malu untuk memakai nama
>Jaya lagi daripada harus menipu diri sendiri dengan nama palsu (dosa lho,
>'Yang).
>
>Eh, ngomong2, boleh juga tuch sebenarnya nama 'Jeffrey Anjasmara', tapi
>sayang sekali, nama itu sudah harus anda kubur dalam-dalam. Well, I am so
>sorry to hear that, mas Jaya.
>
>Salam hangat dari sahabat lama anda,
>Dharma Datubara
>[EMAIL PROTECTED]
>
>>In a message dated 4/6/00 11:10:36 AM Eastern Daylight Time,
>>[EMAIL PROTECTED] writes:
>>
>> > Pak Jaya (Troy?)/Anjasmara,
>> > =================
>> > Ini Maksudnya apa?
>>
>>
>>Pak Nasrullah, saya punya kebiasaan untuk menyapa
>>orang lain dengan nama sebenarnya. Beberapa hari yang
>>lalu beliau sendiri di milis ini yang tampaknya secara
>>tidak sengaja menuliskan nama sebenarnya tersebut
>>sebagai Jaya ketika merespon posting Pak Ali dalam
>>topik seputar Indonesian Night di DC.
>>Mengenai kata Troy dalam kurung menunjukkan nama
>>kota. Dulu di milis ini ada rekan yang bernama
>>Jaya atau lebih dikenal dengan sebutan Eyang Troy.
>>
>>Saya harapkan beliau untuk selanjutnya pakai nama
>>asli saja karena sudah kadung diketahui bersama
>>di milis ini. Toh sekarang sudah jaman reformasi,
>>kenapa kita masih takut untuk bersuara kalau memang
>>kita yakini apa yang kita omongkan itu bisa dipertanggung
>>jawabkan dan juga punya tujuan baik.
>>Kalau ternyata hal tersebut memberatkan, saya sarankan
>>sih untuk membuat email baru lagi sekalian bangun
>>karakter baru agar tidak bisa dikenali.
>>
>>Semoga cukup menjelaskan.
>>
>>jabat erat,
>>Irwan Ariston Napitupulu
>
>______________________________________________________
>Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com