See.... as usual....
Nih, Datubara akan memainkan sosok pribadi di milis lagi. Datubara masih
tetap terperosok dengan ENTITY. Grown up my man. This is a part of
cyberspace. Pikiran lebih memainkan peran dari jati diri. Saya peringatkan
lagi jangan suka membuat asumsi atas diri orang lain dengan uang rakyat atau
apa saja. Integritas seorang FNU Brawijaya tidak dapat dinilai oleh
Datubara. Balasan setiap penny uang rakyat sudah dan masih dilaksanakan.
Hai Datubara, anda membuat kesan setiap siswa yang bersekolah dengan
dibiayai negara berderajat lebih rendah dari yang dibiayai orangtua.
Seharusnya perlu diteliti uang dari mana itu.
Ini email terakhir dari saya yg bersifat pribadi. Email pribadi dari
Datubara lebih lanjut tidak akan ditanggapi tetapi akan tetap dicatat untuk
pertanggungjawaban di darat.
Anjasmara
----------------------------
>From: Marianus DATUBARA <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Sedih (Re: Disain Operasional Informasi)
>Date: Sat, 8 Apr 2000 14:00:19 -0400
>
>Salam PERMIAS,
>
>Apakah tulisan saya sebelumnya menunjukkan kegembiraan saya? Silahkan
>disimak sekali lagi ya, Uda.
>
>Btw, saya sedih, bukan karena saya baru tahu sekarang (well, saya sudah
>cukup lama mengetahuinya, dan bertambah yakin lagi, setelah mas Juni
>-dulu- pernah menulis bahwa 'Jeffrey' mengirim email dari RPI, tapi saya
>memang sengaja mendiamkannya sampai akhirnya 'Jeffrey' gagal menyimpan
>rahasia masa lalu FNU Brawijaya di PERMIAS -red), tapi sedih karena
>seorang seperti FNU Brawijaya -yang notabene pendidikannya dibiayai oleh
>negara alias uang rakyat- sudah mampu menipu diri sendiri dan beberapa
>diantara kita di permias@ dengan menyaru sebagai 'Jeffrey' dan dapatkah
>anda bayangkan, bagaimana kalau nanti FNU Brawijaya kembali ke Indonesia
>menjadi salah satu pejabat Indonesia dari lingkungan dia dahulu bekerja,
>hmm..penipuan apa lagi yang akan dia tunjukkan kepada rakyat Indonesia,
>dan beginikah wajah calon pemimpin bangsa kita "beyond 2000"??
>
>Akhir kata, saya tidak mengerti maksud uda Nasrul yang mencoba menyebut
>nama2 rekan saya, lae Irwan dan mas Okki, yang sedikit berkesan (maaf,
>kalau saya salah) 'mempertentangkan' saya dengan mereka. Hmm, apakah ini
>bagian dari 'usaha2' anda yang mencoba 'memancing' (lagi) di permias@??
>
>Salam hangat dari Pantai Selatan Florida,
>M. Dharma Datubara
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com