From: Notrida Mandica <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thursday, April 13, 2000 03:07
Subject: UNTUK NASRULLAH IDRIS (Re: The U.N. INTERNATIONAL COVENANT...)


     Namun rasa hormat saya berubah seketika. Saya merasa jijik dengan sikap
anda yang memprovokasi orang-orang di milis ini untuk membuka arena
pertarungan satu sama lain.
===================
Hallo Daeng Ida
Jangan bicara  gitu dong.
Saya nggak punya niat sama sekali untuk melakukan provokasi.
Wah ... saya ngeri juga tuh kalau setiap posting menghasilkan diskusi
berkepanjangan dalam suasana panas... maka si pelempar posting itu dikatakan
sebagai provokasi.
     Saya menggunakan matematika ... hanya sebagai sarana kalkulasi/prediksi
saja  : apakah posting saya akan memperoleh respon atau tidak?
     Kalau begitu begini saja : tolong daeng Ida carikan netter sebagai
mediator antara saya dengan Permias-Net. Sehingga setiap posting untuk milis
ini disensor oleh dia. Jadi dia nanti mengforwardkan setiap posting saya ke
permias-net. Nggak apa-apa bagi saya tentang itu. Deang Ida pun nggak apa2
kalau bersedia. Jadi seperti redaktur surat kabar.
     Soalnya susah bagi saya menentukan : apakah posting dari saya akan
menyebabkan suasana panas atau dingin. Ucapan ini saya kemukakan tanpa
basa-basi.

     Sambil menunggu kepastian ini : saya berhenti dulu selama lima hari.
Saya biasanya selalu menepati janji.
     Mohon netter lain nggak usah mengomentari posting saya ini.

Salam, 13 April 2000


Nasrullah Idris
-------------------
Secepat-cepatnya ketemu lagi tanggal 18 April 2000

Kirim email ke