In a message dated 4/12/00 11:20:31 PM Eastern Daylight Time,
[EMAIL PROTECTED] writes:
> Lihat di TV kok bule2 melulu yang protes?
> Dimana ya orang Indonesia-nya, Permias?.
Tahun lalu yg rame memperjuangkan ini salah satunya
adalah Chritianto Wibisono. Tapi entah kenapa kurang
mendapat tanggapan. Bahkan dari DN sendiri.
Waktu itu yg muncul adalah ketakutan kita bahwa
bila kita minta penghapusan hutang, lalu kredibilitas kita
jatuh sebagai penghutang sehingga nantinya ngga ada lagi
kreditor yang mau minjemin kita dollar.
Tahun lalu juga, ada rekan kita di Jerman yang juga turut
berpartisipasi pada kegiatan ini.
Alasan permias atau orang Indonesia di AS kurang turut
berpartisipasi, mungkin disebabkan kurang mengerti tentang
adanya hal ini atau mungkin juga kita masih banyak yg berjuang
untuk sekedar survive disini sehingga hal2 seperti ini jadi kurang
terperhatikan.
Saya pribadi sih mendukung penghapusan hutang.
Cuma, karena ngga begitu ngerti soal sela2nya agar
bisa hutang dihapuskan tapi kredibilitas sebagai penghutang
tidak juga turun, ya akhirnya lebih kepada simpatisan saja.
Mungkin rekan2 di Jerman yang sudah lebih menguasai
hal ini bisa sedikit cerita lebih lanjut. Kali2 aja kita bisa
kerja sama, paling tidak dalam memberikan dukungan.
jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu