"Manusia yang mencintai manusia" itu ibarat suatu angka. Taroklah angka
11.
     Sedangkan "Manusia yang dicintai manusia" itu ibarat kumpulan angka.
Taroklah angka 2, 34, 789, pokoknya banyak.
     Adanya "yang dicintai" dan "yang mencintai" menandakan adanya interaksi
operasional hitungan seperti berdasarkan "perkalian, pengurangan, pembagian,
sampai penjumlahan" terhadap 11.
     Misalkan untuk pengurangan menghasilkan <11-2>, <11-34>, <11-789>, dan
seterusnya.
     Belum lagi untuk perkalian, pengurangan, sampai pembagian. Sehingga
hasilnya banyak.
     Misalkan untuk pengurangan adalah 7, -23, -778, dan seterusnya.
     Itulah cinta dari sisi objektif.
     Sedangkan cinta dari sisi subjektif adalah merangkai hasil perhitungan
semua itu berdasarkan karakteristik khas dari "11". Sehingga menghasilkan
kumpulan angka "berirama, harmonis, dan berurutan".
     Upaya mempertahankan kumpulan angka itulah akhirnya menghasilkan
kalimat "I Love You".

      Jadi cinta itu merupakan :
      *) rakitan emosi dari objek yang dicintai
      *) tingkat produktivitas subjek untuk mencintai
      *) upaya untuk mempertahankan feeling tersebut.



Salam,

Nasrullah Idris
----------------------
Bidang Studi : Reformasi Sains Matematika Teknologi
http://bdg.centrin.net.id/~acu

Sumber inspirasi : Anis Mata

Kirim email ke