>Bagi saya, ketua MPR Amien Rais paling bertanggung jawab
>atas kejadian di Maluku akhir2 ini mengingat ketua MPR
>pada awal bulan Januari dengan pidatonya di silang monas
>memberikan restu atau pun mendukung rencana laskar jihad
>untuk berangkat ke Maluku. Seorang ketua MPR yg seharusnya
>lebih mendahulukan berlakunya hukum, tapi malah mendukung
>tindakan2 main hakim sendiri. Jelas ini sudah melanggar
>aturan dan etika dari seorang ketua MPR.
>Persetujuan atau pun dukungan dari seorang ketua MPR
>memiliki peran dan arti yg sangat besar. Ini setara dengan
>memberikan legitimasi ke laskar jihad untuk melakukan
>tindakan2 main hakim sendiri tersebut. Jelas tindakan
>ini sudah masuk kategori membahayakan keutuhan
>bangsa dan negara.
>Mudah2an anda sekarang bisa menangkap poin yg
>saya tekankan.

Itukan bagi anda. Ya suka-suka anda saja kalau begitu. Amien mendukung
keberangkatan laskar jihad karena tidak ada tanggapan dari pemerintah atas
pembantaian demi pembantaian yang terjadi atas umat Islam di sana. Yang
terjadi adalah peredaman pemberitaan secara sistematis,
tetapi tidak diikuti dengan upaya penyelesaian yang serius. Sehubungan
dengan tindak pembantaian yg makin meluas, ya jelas akan ada reaksi dari
masyarakat. Nggak usah disuruh oleh Amien Rais oom....:)

Nah, sekarang ini setelah kondisi berimbang, saat inilah saat yang tepat
untuk mencapai rekonsialiasi. Kalau masih berat sebelah, katakanlah umat
Islam disana masih dikejar-kejar lalu si pengejar disuruh berhenti, wah,
nggak bakal mau mas.

>Saya pribadi tidak menganggap dan melihat bahwa
>kelompok laskar jihad adalah perwakilan dari agama
>tertentu dalam hal ini agama Islam.  Bagi saya, laskar
>jihad hanyalah sebuah kelompok kecil di masyarakat
>yg dipersenjatai dan dilatih oleh kelompok2 (politik)
>tertentu demi kepentingan2 tertentu. Silahkan anda
>cari informasi di atas tanah milik siapa laskar jihad
>berlatih waktu di bogor yg ternyata juga termasuk
>'tokoh' dari poros tengah.

Ah, masa? Dapat kabar dari mana tanahnya milik tokoh poros tengah? Dapat
kabar dari SiaR ya? Kalau kabar dari SiaR sih otomatis sekian ribu orang
dibakar di gereja anu. Kok nggak belajar-belajar dari kejadian dulu sih.
SiaR ini yang dulu menuliskan pembantaian di gereja di Dili, lalu
diberitakan Pastur Belo terbunuh lah, lalu dibilang terluka lah. Habis itu
setelah Timtim lepas baru ketahuan kalau tidak ada kejadian-kejadian seperti
itu. Belajar dari pengalaman dong oom. Teliti dulu, jangan-jangan SiaR ini
agennya organisasi di Belanda, komunis berkedok kristen.

>Proses rekonsiliasi yg sedang diupayakan akhirnya
>hancur berantakan karena nafsu kepentingan atau
>pun ambisi tertentu.

Yang mengupayakan rekonsiliasi itu siapa? Gus Dur? Megawati? Tidak ada upaya
yang benar-benar serius dari pemerintah tuh. Coba sebutkan upaya-upaya itu.
Oya, jangan bikin tulisan TERTENTU-TERTENTU-an. Kita kalau bisa bicara jelas
langsung saja ditulis jelas.

>Jadi jelas disini bahwa saya sama sekali tidak
>menarik masalah ini ke masalah SARA.

Ini yang menurut saya SALAH TOTAL. Persoalan di Maluku
dan POSO adalah masalah SARA. Yang kita tidak tahu adalah
pemicu dari masalah SARA yang muncul tersebut. Bisa saja
pemicunya adalah masalah POLITIK dari kelompok tertentu.
Tapi kalau kejadian berikutnya jelas masalah SARA to mas.

>Saya menarik masalah ini ke masalah pelanggaran
>tanggung jawab jabatan yg dilakukan oleh ketua MPR
>yang saya sinyalir mengandung upaya2 tertentu
>demi kepentingan dan ambisi tertentu.

Mestinya tanggung jawab harus dipertanyakan ke pemerintah
yang tidak melakukan upaya serius. Bukan kepada seorang Amien Rais, baik
sebagai kapasitas tokoh poros tengah ataupun dengan kapasitasnya sebagai
ketua MPR.

>Tindakan ketua MPR awal Januari lalu hanyalah salah
>satu dari sekian banyak alasan yg membuat saya
>sampai pada kesimpulan bahwa ketua MPR Amien Rais
>perlu dilengserkan dengan segera bila bangsa Indonesia
>ingin cepat pulih dari krisis yg berkepanjangan ini.

Sekiannya itu yang mana saja?

>Entah apa yg ada dipikiran rekan Jaya. Saya perhatikan
>sering kali dia menarik2 suatu masalah ke hal SARA
>seperti kejadian di Maluku, tapi ketika kejadian pemboman di
>Medan atau tempat lain dia malah muncul dengan pemikiran
>non-SARA dimana dia mengatakan kejadian tersebut tampaknya
>merupakan suatu skenario yg sudah dipersiapkan sebelumnya
>oleh kelompok tertentu dimana jelas terlihat dia tidak
>mengaitkan ke unsur SARA. Bisa dilihat postingnya di:
>http://www.egroups.com/message/diskusi-permias/1027?&start=1010

Wah, sudah saya jawab di atas tuh oom.

>Karenanya, bagi saya menjadi aneh ketika diposting terpisah
>khususnya posting akhir2 ini seputar peristiwa Maluku,
>dia malah menariknya ke masalah SARA, bahkan sempat2nya
>men SARA khan tulisan saya dimana aslinya saya buat
>dengan fokus atau mempermasalahkan kelompok atau pihak
>tertentu dalam hal ini adalah ketua MPR Amien Rais.

Karena posting anda nggak ada ujung pangkalnya. Tidak usah pakai kata pihak
tertentu segala macem lah. Kita di sini sudah tahu apa yang dimaksud. Amien
Rais adalah tokoh poros tengah, dan poros tengah adalah kekuatan Islam. Jadi
kalau kita menarik kesimpulan, maka anda menuduh AMIEN RAIS, lalu POROS
TENGAH, lalu Islam. Gampang kan.

>Rekan Jaya, maaf saja, saya tidak ingin terjebak untuk
>ikut2an men SARA kan suatu diskusi atau permasalahan
>seperti yg anda lakukan dengan penuh ketidak-konsistenan
>dalam berpikir dan berlogika.

Justru logika anda yang dibuat berbelok-belok.

>Saya pribadi tidak anti diskusi SARA.
>Saya hanya anti suatu diskusi di SARA kan dengan
>pemikiran2 sempit seperti yg anda lakukan di milis ini.

Diskusi tentang SARA yang baik adalah mendiskusikan penyebab-penyebabnya
lalu mencari jawaban. Bukan lalu disambung dengan persoalan AMIEN RAIS yang
sangat berbau POLITIK PARTISAN. Apalagi yang bicara adalah anda. Orang kan
baca tulisan anda toh mas. Kalau mau dikaitkan dengan persoalan POLITIKsih
boleh-boleh saja, tapi mesti ada ujungnya. Masak nggak ada ujung pangkal
langsung nuduh Amien Rais. Saya sih tahu kalau anda tiba-tiba punya ide ini
karena PDIP dan PKB sedang berusaha memojokkan PAN lewat issue reshuffle.
Yah... sekali partisan tetap partisan.


Anjasmara

________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com

Kirim email ke