Assalamu alaikum wr wb Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un Kami sekeluarga sangat berduka atas meninggalnya saudara Anton Hartono yang dulunya aggota peskil@, muslim@, garuda@, dan permias@. Semoga Allah mengampuni segala dosa saudara Anton Hartono. Semoga Allah menerima segala amalan baiknya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Saya mengenal saudara Anton pertama kali di pengajian ISNET di Jefferson City, Missouri, akhir tahun 1997. Saya mengenal dia sebagai orang yang alim dan sholeh. Sebelum pulang ke Indonesia dari Syracuse dia melakukan umrah dulu. Melalui saudara Anton, Allah mengenalkan saya dengan (calon) istri saya pertama kali. Saudara Anton juga terus-menerus mendorong kami berdua untuk menikah. Alhamdulillah, kami menikah tanggal 5 Juli 1998 dan saat ini sudah dikaruniai seorang putri. Kematian bisa datang setiap saat. Saudara Anton usianya lebih muda dari saya. Ia menikah tanggal 19 Juli 1998 dan baru saja dikarunia seorang putri kurang dari dua bulan yang lalu. Semoga kita semua yang masih hidup dapat meningkatkan amal ibadah kita. Semoga kita semua yang masih hidup dapat mengurangi segala kesalahan dan dosa yang telah kita lakukan. Anton menempati tempat khusus di hati kami keluarga selama-lamanya. Wassalamu alaikum wr wb Ahmad Syamil Siti Mardiana (Mamiek) - istri Jasmine Iman Amalia - anak Toledo, OH PS: Mohon email saya diforward ke garuda@ -------- Original Message ----- From: Yusuf-Wibisono <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Tuesday, July 04, 2000 9:53 PM Subject: Berita Duka: Anton Hartono, ex Syracuse NY, berpulang Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un. Telah meninggal dunia, saudara kita Haji Anton Hartono, ex. Syracuse, NY (sekitar 97-99). Karyawan Telkom, Divisi Network. Di RS Dharmais Jkt, karena Leukemia. Tadi malam jam 2wib dini hari. Hari ini jenazahnya akan dibawa ke Bdg (rumah duka Jl. Pasirluyu Bdg) dan akan dimakamkan di pemakaman Gumuruh Bandung. Bagi rekan-rekan yg mengenal Anton, mohon doanya, dan mohon dimaafkan sekiranya ada kesalahan ybs di masa lalu. Yw.
