Jaya lagi, jaya lagi, dengan nama samarannya An'jaya'smara, sekali lagi membuat gaduh arena Permias, Ku kira dia berubah, ternyata perangainya tak ubah seperti Gus Dur, suka main tebak-tembak-buta. Inginnya menjadi Maha Guru, kesampaian hanya Maha buta, Gus Dur setengah buta, tetapi Gus Jaya rabun total, Dari Rochester sampai Bay Area, tuduhan tanpa tedeng aling-aling ditembak Gus Jaya, kasihan punya kasihan, berniat hanya menghajar Mardhika yang ceriwis, tapi kuping sendiri terkena iris-iris, Jaya...jaya sudahlah....anda di Indonesia sudah digebuk masa NU campur massa Permias anti Brawijaya. Belajar teknologi dulu deh, nulis kritikan boleh di Permias, tanpa jangan main nuduh donk....Grow Up atuh Ommmmm... Mardhika Wisesa Marianus DATUBARA <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Salam PERMIAS, Jaya..Jaya..anda ini memang hebat sekali, demi menyelamatkan diri dari 'serangan' rekan2 yang bertanya siapa oknum PERMIAS tsb. anda dengan lihainya berkelit dengan mengatakan, "Marianus juga tahu" dan mungkin (mungkin lho, dan kalau salah saya minta maaf) dengan harapan, saya akan 'membantu' anda menyebut nama orang tsb. dan anda -kembali- terlepas dari tanggung jawab anda seperti yang anda dulu pernah lakukan..masih ingat khan..hehehe..dan kata yang paling cocok untuk anda terima -seperti yang sudah2 dari saya -anda suka sekali ini- yaitu "Shame on you"..;)) Am I stupid enough to do this?...;)) Well..well..mulai dari menyebut saya yang identik dengan PERMIAS -jujur saja nich, hanya orang 'bluun' aja yang berpikiran seperti itu- sampai 'meminjam' tangan saya dan mas Syamil untuk mengetikkan nama orang tsb. demi "lempar tangan sembunyi batu" anda yang memang sudah terkenal lihai tapi tidak bila anda 'berhadapan' dengan saya..;)) So, kepada mas Syamil, kita tunggu saja sampai dia menyebutkan nama tsb. dan saya yakin sekali, dia tahu bahwa sekali dia menyebutkan nama orang tsb. dia tidak akan bisa mundur lagi, istilahnya, "no way out", karena Jaya itu juga tidak goblok-goblok buanget sich, karena dia sadar, kita memiliki banyak bukti bahwa tuduhan dia tsb. tidak ada benarnya dan dia takut sekali ini..tul khan, Jaya?..;)) Jaya..Jaya..ayo mabuk terus (Budi: Lho, kok disuruh mabuk terus?) biar permias@ semakin banyak sampah (Budi lagi: Gue bilang juga apa khan).;)) "Ayoo mabuk"..;)) salam hangat, M. Dharma Datubara ____________________________________________________________________ Get free email and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1
