Saya sering terheran-heran dengan ketidaksensitifan dan kebengalan
orang-orang yang suka minta-minta campur tangan asing. Perasaan kita ini
sampai dijajah 350 tahun juga gara-gara paling demen minta campur tangan
asing. Mau contoh? Mataram pecah, muncul Kesultanan Jogja dan Solo.
Gara-garanya? Ada pangeran yang kemaruk minta tahta lalu minta campur tangan
Belanda. Hasilnya? Dia didudukkan di Solo, lalu kedua kerajaan harus memberi
konsesi. Enak kan? Malah dapat konsesi dari dua kerajaan, sambil menjaga
agar konflik selalu timbul. Berapa lama konflik itu punya akibat? Ratusan
tahun. Sampai sekarang saja masih ada sentimen Jogja sama Solo. Sudah ada 2
kerajaan, masing-masing dibagi lagi jadi dua sehingga muncul 4 kerajaan
(kesultanan dan kesunanan). Gara-garanya? Sama. Ada pangeran yang pengen
minta tahta dan dapat dukungan sebagian masyarakat, lalu minta campur tangan
pihak asing.

Mau contoh di luar Jawa? Mari kita tengok Ternate dan Tidore. Seingat saya
(tolong dibenerin kalau salah), Tadinya mereka berantem, lalu salah satu
minta campur tangan asing. Begitu selesai urusan lalu nggak tahan kena
berbagai konsesi baru pada berontak. Sudah terlambat oom....:) Eh, jangan
lupa..... Belanda selalu minta upah duit juga untuk operasi militer. Persis
kayak AS dan sekutunya waktu nyerbu Irak kemarin. Saudi dan Kuwait harus
bayarin semua biaya yang pada dasarnya padahal cuman mau ngetes persenjataan
mereka di lapangan. Kenapa? Nggak ada point-nya menghajar Irak dengan
berbagai senjata modern. Buat saya itu cuman joke militer bangsa barat.
Untung Indonesia nggak ikut-ikutan kelakuan jorok itu...:)

Contoh lain? Lihat Bali. Menurut buku yang saya baca di library kemarin
(dapet nemu), Bali masih independen sampai tahun 1900-an. Belanda masih
sibuk dengan kekayaan alam dan kekayaan SDM di Jawa, serta kekayaan alam di
Sumatra. Caranya gampang. Tenggelamin saja satu kapal mereka. Belanda itu
sudah pinter. Mereka sudah belajar bahwa kerajaan-kerajaan di Bali punya
hukum kalau ada kapal terdampar, maka jadi milik kerajaan itu. Nah, sudah
deh, giliran diklaim, Belanda mengancam. Giliran ancaman tidak digubris lalu
bikin invasi.

Pinter ya? Apa strategi cari setori ini dipakai di tingkat lebih besar? Oya
jelas....:) Lihat saja strategi AS untuk ikut PD-II. Korbanin saja satu buah
kapal sipil AS. Jumlah korban nggak masalah. Begitu tenggelam lalu AS
menyatakan perang terhadap Jerman. Akal bulus kan? BTW, ada juga historian
yg bilang British yang nenggelamin kapal AS sial itu biar AS mau ikut. Saya
sih nggak percaya. Nggak ada pointnya ada kapal sipil berlayar di Atlantik
yang lagi ramai kapal selam Jerman gitu. Yah, bisa saja ini kolaborasi
British dan AS juga. Yang jelas nggak mungkin Jerman yg nenggelamin.

Apa ada yang harus dibayar oleh British, Perancis, dll? Hehehe... ya
saksikan sendiri. Sampai saat ini British jadi jongos AS. Kemarin tanpa malu
sama tetangga di Eropa mau saja ditempatin nuklir-nuklir baru AS yang
difungsikan sebagai pencegat nuklir bikinan negara dunia ketiga macam India,
Pakistan. Lucu sekali kan? Perancis masih agak independen karena nggak
ngotot-ngotot amat waktu ngajak-ngajak AS kayak Inggris kala itu.

Pokoknya no free lunch lah.....:)

Gimana dengan kasus Maluku dan Maluku Utara? Suara dari gereja agar pihak
asing campur tangan menunjukkan mereka tidak peka terhadap umat Islam.
Mestinya mereka menggandeng tangan umat Islam agar memecahkan persoalan
bersama. Bukannya minta temen-temennya dari negara asing untuk membantu
mereka.....:) Selain itu mereka harus segera sadar, dan menghentikan
kegiatan macam mengubah fungsi gereja sebagai tempat pengaturan strategi dan
menyimpan senjata seperti kejadian di Poso itu. Kalau gereja sedikit-sedikit
berkoar kalau muncul korban non-muslim, tentunya akan muncul pertanyaan,
lho, kemarin waktu umat Islam dibantai kemana suara mereka? Itu lah kalau
nggak mau sensitif. Saya sangat menyesalkan mereka, dan mestinya mereka mau
cepat-cepat menggandeng umat Islam bersama-sama. Tapi bukannya minta banser
dikirim ke Maluku. Secara logika banser NU tidak akan berani karena akan
menempatkan diri sebagai lawan umat Islam yg lain. Berapa sih banser NU?

________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com

Kirim email ke