From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Soundbyte Wimar hari ini
To: [EMAIL PROTECTED]

-- dihapus ---

------------------
WW: Ketua MPR kurang mempersiapkan pekerjaan MPR

Jawa Pos: Komisi A menyampaikan permohonan
maaf di depan Rapat Paripurna ke-7 Sidang
Tahunan MPR, di Jakarta, Selasa, karena tidak
dapat menuntaskan tugasnya membahas seluruh
materi Rancangan Perubahan Kedua UUD'45 yang
telah dipersiapkan Badan Pekerja (BP) MPR.

-- dihapus ---


Jawa Pos, Selasa, 15/08/2000 - 00:11 WIB
http://www.jawapos.com/hotnews/20000815-001129.htm
"Faktor Yacob", Salah Satu Penyebab Kegagalan Tugas Komisi A

--- dihapus ---

Senada dengan Nurdiati, staf pengajar FISIPOL UI yang menjadi
peninjau ST MPR 2000 Chusnul Mariyah PhD, mengatakan Jacob Tobing selaku
Ketua Komisi A menyumbang kontribusi yang tidak kecil bagi kegagalan komisi
itu menunaikan tugas-tugasnya.

Mengulur waktu
Chusnul melihat adanya upaya mengulur-ulur waktu tersebut atas dasar
komitmen Fraksi PDI Perjuangan yang sejak awal telah menolak dilakukannya
amandemen UUD 45 tersebut.
"Posisi Jacob sebagai Ketua Komisi sangat strategis untuk
melakukan 'delaying tactic' (taktik mengulur waktu) tersebut,"
ujarnya.

--- dihapus ---


Terlepas benar tidaknya tentang faktor Yakob,
soundbyte-nya om Wimar yang mengomentari kegagalan komisi A menyelesaikan
tugasnya menurut saya sound silly :)


daniar

Kirim email ke