Taroklah untuk menjadi Insinyur harus memenuhi 100 SKS. Biaya yang
harus dikeluarkan untuk menyelesaikannya bagi mahasiswa A mencapai 20 juta
rupiah. Berarti rata-rata untuk setiap SKS adalah Rp. 200.000
Bagaimana kalau ada seorang mahasiswa yang bisa memperoleh nilai A
<lima kali ujian> yang mempunyai 5 SKS. Berarti menghabiskan biaya satu juta
rupiah.
Tetapi materi pelajarannya yang berkaitan dengan ujian itu,
sebagian besar ia peroleh bukan dari dosen di kampus <maklum ... dosennya
sering hanya perintah : baca ini dan baca itu> di mana ia kuliah, melainkan
dari internet <misalkan dari dosen yang menjadi mahasiswa program S-3 di
mancanegara>. Apakah itu dalam bentuk diskusi di mailing list, down load
artikel, dan browsing situs. Padahal kita tahu bahwa untuk melakukan ketiga
ini cukup membayar pulsa telepon saja.
Maka itu saya tanyakan, yang mahal itu apanya dalam pendidikan
tinggi di Indonesia? Coba deh kita kalkulasi.
Salam,
Nasrullah Idris
----------------------
P.O. Box 1380 - Bandung 40013
Bidang Studi : Reformasi Sains Matematika Teknologi
http://bdg.centrin.net.id/~acu
Sumber inspirasi : LJS <Amerika Serikat>
-----Original Message-----
From: Nanang Fardiansyah <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wednesday, September 20, 2000 00:47
Subject: Ibadah & Mahal Biaya Pendidikan
Hi buddies!
Assalamualaikum!
Saya pikir mahal itu relative, tergantung pada kemampuan, kemauan and
kerelaan
individual masing masing.
Tentang pendidikan menurut apa yang saya tahu dari pesantren dulu asalkan
kita
menuntut ilmu dimana saja baik di H.S, college and university dengan niat
untuk ibadah kepada Allah maka Insya Allah, Allah akan memberikan reze
ki/income untuk menuntut ilmu/ibadah lewat darimana saja kepada kita. Dengan
ridho and kasih sayang Allah maka alhamdulilah kita bisa menuntut ilmu baik
di
desa terpencil kita atau bahkan di sebuah university and tempat tinggal
termahal di Amerika or dunia.
Wassalam,
Hamba Allah di Silicon Valley, Nanang