Rasa-rasanya semua berawal dari si Gelbard lewat pernyataannya di Washington
Post kan? Ingat enggak waktu si gombal ini ngomong begitu? Lalu dilanjutkan
dengan dakwaan AS lewat kereta kudanya DK-PBB mengancam mau kirim pasukan ke
Atambua kan? Malah AS kirim 600 orang pasukan ke perbatasan Timtim, dan
sempat pura-pura bego masuk wilayah RI.

Setelah itu dilanjutkan dengan kunjungan Yahudi asli si Cohen yang keturunan
tukang bunuh bangsa Palestina ke RI. Yang nerima waktu itu Mahfud, MD. Lewat
sana lagi-lagi AS mau ancam mengembargo. Sekarang berkelit bahkan lewat
semua pimpinan perusahaan asing AS menyebarkan berita tidak ada ancaman
embargo. Ini mau apa sebenarnya? Mau ngatain orang Indonesia pada budeg?
Pada nggak ngerti baca koran berbahasa inggris? Atau mau nuduh Mahfud, MD
nggak becus ngedengerin gombalannya si Cohen?

Udah deh, gampang saja....:) Sebarin aja notulen asli pembicaraan Cohen
dengan Mahfud. Mereka juga mengeluarkan notulen "asli" dan disebarin lewat
KB-AS dan perusahaan asingnya di Indonesia kok. Jadi siapa yang nggak
bertanggung jawab? Gitu aja kok repot....:)


Anjasmara

--------------------------------
Sesalkan Pernyataan Amien Rais
AS Tak Pernah Ancam Embargo
Reporter: Shinta NM Sinaga

detikcom - Jakarta, Masih ingat ancaman embargo ekonomi dari Menhan
AS William Cohen? Kini, pihak Kedutaan Besar AS menyangkal adanya
ancaman tersebut. Kedubes AS juga menyayangkan adanya ancaman
pengambilalihan perusahaan AS di Indonesia.

Seperti diberitakan, ancaman pengambilalihan perusahaan AS di Indonesia itu
sendiri dilontarkan oleh Ketua MPR Amien Rais. �Kalau kita diembargo
Amerika, kita dapat membalasnya dengan menasionalisasikan perusahaan AS di
Indonesia. Misalnya Freeport dan Newmont,� kata Amien Rais.

Tidak hanya itu, Amien bahkan mengajak Indonesia meninggalkan Amerika
dengan IMF-nya karena Indonesia dapat berdiri sendiri dan mengatasi
masalah dengan kekuatan sendiri tanpa bantuan negara Barat melalui IMF.

Terhadap hal ini, pihak Kedutaan Besar AS melalui rilis resmi yang diterima
detikcom, Senin (2/10/2000), mengaku sangat prihatin dengan adanya
pernyataan terhadap kemungkinan pengambilalihan perusahaan Amerika di
Indonesia.

�Statement semacam itu tidak bertanggung jawab dan sangat berbahaya
bagi hubungan maupun kerja sama antara Indonesia-AS, serta
membahayakan iklim investasi di Indonesia,� kecam Kedubes AS dalam
rilisnya.

Selain itu, Kedubes AS juga mencoba mengklarifikasi bahwa tak satu pun
pejabat pemerintahan Amerika Serikat yang menyarankan pemberlakuan
embargo ekonomi untuk Indonesia. �Itu sama sekali bukan kebijakan
pemerintahan Amerika Serikat,� tegas Kedubes AS masih dalam rilisnya.

Untuk itu, Kedubes AS mengaku prihatin dengan pernyataan-pernyataan
yang dikeluarkan para pejabat pemerintahan dan politisi Indonesia seperti
dilansir di beberapa media massa di Indonesia. Dimana para pejabat
pemerintahan dan politisi tanah air menuding Amerika akan menjatuhkan
embargo ekonomi terhadap Indonesia. (sss)
_________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com.

Share information about yourself, create your own public profile at
http://profiles.msn.com.

Kirim email ke