>From: Marianus DATUBARA <[EMAIL PROTECTED]> >Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]> >To: [EMAIL PROTECTED] >Subject: Penuntun Pertemuan Mahasiswa Indonesia se Dunia: Akankah Sejarah > Berulang? >Date: Mon, 2 Oct 2000 12:06:18 -0400 > >Kepada Yth. >Ketua, Pengurus dan Anggota PPI >Ketua, Pengurus dan Anggota PERMIAS >di mana pun anda berada > >Salam Perhimpunan >Salam Persatuan >dan Salam PERMIAS, >...deleted Salam persaudaran buat rekan rekan yang sudah sibuk sibuk dan jungkir balik demi berjalannya acara SIP2000 ini. Saya sebagai non anggota organisasi Permias (lha wong saya tidak pernah bayar iuran, maupun ikutan sibuk Permias walaupun sebagai mahasiswa Indonesia di Amerika kecuali ngalor-ngibul di net ini kayak Anjasmara) tetap saya ikut merasakan bagaimana susahnya mengatur acara skala yang lumayan besar seperti ini. Saya tentunya tidak akan berharap banyak dari acara SIP2000 ini. Sayapun, seperti sebagian besar mahasiswa Indonesia di AS lainnya tidak akan muncul di pertemuan ini. Saya bersyukur ada sebagian rekan rekan kita mau nyumbang waktu dan dana pribadi buat kumpul kumpul mikiran Nusantara dan cuap-cuap di pertemuan ini. Sebagai pengamat Permias, saya merasa pertemuan ini memang suasananya akan lain dari pertemuan Permias sebelum sebelumnya. Sekarang mahasiswa Indonesia lebih terbuka dan mengakui betapa bobroknya sistem ORBA dan betapa tertinggalnya peradaban Nusantara dibanding negara tetangga apalagi dengan AS. Mahasiswa lebih sadar bahwa pertemuan ini bukan untuk main main, untuk asal jalan jalan dan cari muka seperti lalu lalu. Buat apa ketemu sama Amien Rais dsb yang mungkin besok besok juga akan bisa terguling. Sebagian besar mahasiswa sadar betapa "temporary"-nya posisi pemimpin itu. Jadi profesionality kita sendiri itulah yang harus ditingkatan kalau memang ingin selamat dan sukses dimasa datang. Mahasiswa diperantauan sangat haus akan informasi ttg keadaan Indonesia yang diikutnya melalu internet yang sering simpang siur, membingungkan, bersifat mengompori dan terlalu berpihak pada pemodal surat kabar. Jadi kehadiran mahasiswa nanti adalah karena selain hausnya akan informasi, juga adanya keinginan untuk berbagi pengalaman walaupun pengalaman itu belum tentu cocok buat negara kita. Buat rekan rekan mahasiswa yang hadir dipertemuan SIP2000 hanya dua permohonan saya: 1. Percaya dirilah bahwa pemikiran dan pengalaman kita belum tentu kalah dengan apa apa yang telah dimiliki tokoh tokoh seperti Amien rais, jendral kancil dsb. Dalam ajang SIP2000 sebisa mungkin jangan hanya mendengar tetapi debatlah para tokoh ini. Mereka belum tentu mengerti benar apa yang akan terjadi dimasa depan didunia yang serba global. Mereka belum tentu tahu benar "revolusi" apa yang sedang terjadi di dalam kehidupan sehari hari orang Amerika misalnya. Mereka belum tentu tahu dimana "center of gravity" harus kita letakkan supaya masa depan kita mempunyai competitive advantage. Mereka mungkin adalah korban mis-informasi surat kabar penyebar kebodohan di Indonesia dst. 2. Dalam setiap diskusi mohon fokuskan untuk menatap masa depan. Terlalu parahnya budaya kita yang mengagung agungkan kejayaan masa lalu. Ini terjadi karena ketidakmampuan menatap masa depan yang mestinya penuh well plan before excecution. Bawalah contoh contoh kesuksesan bangsa bangsa lain untuk ikut dibicarakan. Jangan habiskan waktu untuk mengungkit permasalahan yang ada di Indonesia saat ini. Tidak akan habis habis cerita bunuh membunuh antar warga Nunsantara dan kebobrokan bangsa kalau dibahas. Cerahkanlah diri anda sendiri dan tokoh tokoh kita ini dengan berita berita yang mungkin bisa menjadi contoh positive dan mungkin bisa diterapkan. kata pepatah: "you will usually get what you focus on" Fokus pada contoh contoh yang positive akan memberikan hasil positive. Jika fokus pada hal negative, kita tidak ada waktu lagi untuk mengetahui secara detail bagaimana hal positive semestinya di "excecuted" Sekian dulu. bravo Permias. Nasruli _________________________________________________________________________ Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com. Share information about yourself, create your own public profile at http://profiles.msn.com.
