Salam Permias,
 
FYI
 
Dari Dr. Imam Prasodjo" <[EMAIL PROTECTED]>, dosen ilmu sosial UI dan alumni Brown University, Providence, RI.
 
 
Jabat erat,
 
 
Ahmad Syamil
Jonesboro, AR
 
Note: Mohon disebar-luaskan.
-----------------------------------------------------------

PENGANTAR:

Kemarin telah dibentuk FORUM INDONESIA DAMAI sebagai reaksi
spontan terhadap teror dan tindakan pengecut yang telah
dilakukan oleh sekelompok orang yang telah menebar bom di
berbagai kota di Indonesia. Berikut ini adalah isi himbauan
yang telah direkam dan diedarkan di berbagai radio di
Indonesia.

--Imam B. Prasodjo
TIM MEDIA, FORUM INDONESIA DAMAI

-----------------------------------------------------------
HENTIKAN KEKERASAN DAN SELAMATKAN PERDAMAIAN

Untuk kesekian kali, kita dihadapkan pada aksi-aksi teror
tindak kekerasan para pengecut, yang hendak merusak kedamaian
kehidupan kita.

Kita telah dengar dan saksikan melalui layar kaca, untuk
kesekian kalinya bom-bom telah ditebar di berbagai kota,
aksi-aksi pembunuhan dan perusakan telah dilakukan lagi dengan
tanpa sedikitpun mengenal belas kasihan. Ini adalah aksi
pengecut, suatu kelompok tak mengenal perikemanusiaan, tak
mengenal agama, tak mengenal hati.

Atas korban-korban yang kini telah berjatuhan, beserta seluruh
keluarganya yang ikut menderita, kita pun mengucapkan
belasungkawa sedalamnya kepada mereka. Semoga para korban yang
meninggal dunia, arwahnya diterima di sisi Tuhan. Semoga yang
terluka segera disembuhkan. Semoga para anggota keluarga yang
ikut menderita ditabahkan.

Aksi-aksi pengeboman yang tertata rapi, yang dilakukan secara
sistematik, yang mengorbankan begitu banyak orang tak berdosa,
yang melumatkan harta-benda, yang dirancang tepat di saat umat
Kristiani dan Islam tengah menghadapi hari besar agama, Natal
dan Idul Fitri, semua membuka mata kita bahwa tindakan-
tindakan ini adalah upaya untuk membangun suasana saling
curiga, menumbuhkan rasa kebencian antara umat beragama,
memancing terciptanya upaya-upaya kekerasan yang menumbuhkan
rasa dendam berkepanjangan.

Untuk itu, kita tanpa ragu, mengutuk seluruh perbuatan teror
ini. Kita tanpa ragu, menolak segala ajakan untuk membangun
rasa kebencian antar umat beragama. Kita pun, tanpa ragu,
untuk berkata TIDAK, sekali lagi TIDAK, terhadap segala
provokasi, segala bentuk ajakan tindak kekerasan, tindak
menebar kebencian.

***

Saat guncangan bom ditebarkan menjelang Natal tiba, jelas
telah dicoba dibangun kecurigaan yang dalam antar umat Kristen
dan umat Islam. Yang ingin dibangun adalah persepsi bahwa yang
melakukan adalah kelompok agama lain selain Kristen. Para
penebar teror itu berharap agar keretakan besar segera
tercipta yang menghadapkan kelompok Kristen dan Islam. Mereka
berharap akan tumbuh imaji kelompok agama satu membenci
kelompok agama lainnya. Mereka pun berharap agar segera
beredar berita ada kelompok agama tertentu berupaya melumatkan
kelompok agama lain.

Upaya busuk seperti ini dapat terus berlanjut dan tak mengenal
lelah. Maka kitapun harus waspada dan harus bersama-sama
berupaya menggalang kerja-sama untuk mencegah semua itu.

Marilah kita bangun bersama gerakan pencegahan dan penolakan
kekerasan ini. Kita tolak secara tegas upaya peruntuhan
kehidupan kita. Kita tolak upaya penghancuran bangsa. Kita
tolak upaya memporak-porandakan peradaban kedamaian yang
selama ini tumbuh dalam kehidupan kita.

Semoga, upaya kita bersama ini, mendapatkan kekuatan hati.

FORUM INDONESIA DAMAI

Kirim email ke