Ada baiknya kita semua semakin terlibat dalam penentuan agenda politik dan
proses pengambilan keputusan yang selama ini terlalu didominasi oleh para
politisi dan parpol di Indonesia. Komentar Mas Budi yg mengatakan bahwa
"...kedatangan anggota DPR tidak menguntungkan kondisi Indonesia..."
mengundang pertanyaan Indonesia yang mana dan Indonesianya siapa?
Indonesia yang ideal menurut anda kemungkinan besar tidak sama dengan
Indonesia yang ideal menurut para politisi. "Politics for politicians is
about winning elections and votes, while politics for people is about how to
solve public problems."
Oleh karena itu, tantangan bagi rakyat Indonesia saat ini adalah bagaimana
demokrasi benar-benar dapat diwujudkan di tanah air. Demokrasi yang dimaksud
bukan sekedar kebebasan berbicara dan berpendapat yang sebebas-bebasnya,
tapi justru bagaimana rakyat benar-benar "berkuasa" menentukan agenda
politik di tanah air dan "memaksa" para politisi mengikutinya. That is the
real democracy that we need!
Salam
Mahendra
Caranya gimana?
Kalau kita masuk dan aktif di partai (salah satu cara yang paling mungkin
saat ini), akhir-akhirnya, kita akan terjerumus pula dalam kegiatan politik
praktis (karena sedemikian kuatnya nuansa perpolitikan dalam partai yang
justru dapat menyeret siapapun yang belum berpengalaman ke dalam arus-nya),
alias sama saja dengan apa-apa yang dilakukan oleh para politisi saat ini di
Indonesia.
Kalau ikutan 'turun ke jalan', seperti yang dilakukan oleh para mahasiswa
dan sebagian masyarakat, juga nggak kelihatan lagi efektivitasnya
akhir-akhir ini (kemungkinan karena terlalu sering/tiap hari dan berlangsung
dengan tertib, sehingga buat eksekutif dan legislatif: "biarin saja,
lama-lama khan capek sendiri"). Padahal, seringkali, tujuan demo tsb
(terutama yang dilakukan oleh mahasiswa) adalah murni menuntut perbaikan
bangsa ini.
Kalau 'teriak-teriak' sendirian lewat media massa, kelihatannya juga nggak
akan efektif, karena kebanyakan orang akan menganggap: "tambah satu lagi nih
orang gila".
Beginilah nasib rakyat jelata. Pinginnya melihat negara aman, damai, akrab,
tenang dalam bekerja, bisa berbelanja kebutuhan pokok dengan cukup setiap
bulannya, bisa membanggakan negara ke 'tetangga'...... Namun, apalah
daya.....
Salam,
Budi