Mas Tino dan teman-teman sekalian,

Saya juga ingin menyampaikan terima kasih atas kerjasama di antara kita
semua sehingga masalah ini dapat diselesaikan dengan baik.

Saya memiliki pandangan yang agak berbeda dengan Mas Tino mengenai
keterlibatan pemerintah dalam program serupa di masa depan. Seperti Mas Tino
lihat, bangsa AS dapat melakukan berbagai hal bukan karena pemerintahnya
yang melakukan semua itu. Namun dalam sistem pemerintahan yang demokratis
seperti di AS ini, masyarakat memiliki peran besar bahkan jauh lebih besar
dalam berbagai kegiatan daripada pemerintahnya. Peran pemerintah AS hanya
sebagai fasilitator saja, kecuali di beberapa sektor dan kegiatan yang
memang tidak dapat dilakukan dengan efektif oleh masyarakatnya. Di lain
pihak, China yang memiliki sistem pemerintahan otoriter memiliki tingkat
ketergantungan yang sangat tinggi kepada pemerintahnya untuk segala bidang.
Oleh karena itu, saya tidak heran dengan keterlibatan Pemerintah China dalam
kegiatan pengumpulan buku itu yang dapat diduga tentunya diberikan kepada
universitas-universitas negeri pula.

Dalam kaitan itu, saya melihat peran Permias dan masyarakat Indonesia di AS
yang semakin besar jumlahnya jauh lebih strategis daripada Pemerintah dalam
mengusahakan bantuan-bantuan tertentu yang diperlukan oleh berbagai pihak di
Indonesia. Khusus mengenai pengadaan buku, saya melihat apabila teman-teman
Permias lainnya dapat meniru Mas Tino dan teman-teman dari AJAR di
masing-masing kampusnya, pasti jumlah buku yang dapat dikirim ke
universitas-universitas di Indonesia jauh lebih besar daripada mengandalkan
kepada pemerintah. Sebaliknya, peran pemerintah dalam hal ini adalah
membantu, membantu dan membantu, bukan malah mempersulit. Apabila hal ini
dapat dilakukan, maka pola kemitraan di antara masyarakat dan pemerintah
akan terjalin baik, sehingga keinginan menuju masyarakat yang madani atau
pemberdayaan masyarakat bukan hanya slogan kosong belaka.

Salam,
Mahendra Siregar

----- Original Message -----
From: "cortino sukotjo" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, June 24, 2001 2:56 AM
Subject: Terimakasih..


> Salam Permias,
>
> Mewakili rekan-rekan di AJAR dengan program "GotBooks?" nya, saya  ingin
> mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada semua pihak yang
> sudah membantu "mengeroyok" untuk membebaskan sumbangan text book bekas
> dari California yang tertahan di Bea Cukai Tanjung Perak beberapa waktu
> yang lalu.
>
> Terimakasih kepada pihak yang terlibat secara secara langsung maupun tidak
> langsung, seperti  Bang Pohan dan sejawatnya di Surabaya, Pak. Mahendra,
> Lae darma, Mas okki, staff KJRI LA, staff KBRI DC, mbak henny di petra,
> surabaya serta teman-teman permias lainnya.
>
> Seperti kata pepatah; ringan sama dijinjing, berat sama dipikul, memang
> ternyata 'asik' juga kalau ada satu masalah dan banyak orang yang
> menolongnya dan benar-benar mau melakukan tindakan nyata untuk
menolongnya.
>
> BTW, saya ingin menceritakan sedikit kilas balik mengenai program
> "Gotbooks?", dimana kami mencoba melakukan kegiatan yang berupa tindakan
> nyata untuk menolong kondisi perpustakaan Universitas-universitas di
> Indonesia dengan mengumpulkan buku-buku text book bekas dari
mahasiswa/prof
> di US. Dan ternyata sambutan yang diberikan oleh foreigner baik
> mahasiswanya maupun Profesornya sangat besar sekali, bahkan kami pernah
> mendapatkan buku baru, yang brand new, baru dibeli oleh Prof di Chemistry
> Department untuk disumbangkan ke Indonesia . Hebat sekali dukungan dari
> mereka bukan?
>
> Seharusnya pemerintah Indonesia turut berpartisipasi dalam program ini,
> seperti kutipan artikel di site ini http://www.bridge.org/books.html
> [kegiatan serupa 'Gotbooks?'  dari pemerintah China], dimana pemerintah
> China sudah melakukan kegiatan ini sejak bertahun-tahun yang lalu, dan
> mereka sudah mengirimkan at least 20 kontainer/200.000 buku dari US untuk
> perpustakaan di negara mereka. [In China, the Ministry of Education
> coordinates distributions  through three centers to more than 450 schools.
> Librarians and faculty from the schools visit the centers to select
> materials ]. Jadi sebenarnya bila Diplomasi Pendidikan juga terjadi
> disini, maka banyak sekali benefit yang bisa kita dapatkan dari US!
>
> Finally, semoga dengan peristiwa ini, sistem birokrasi dan level
pendidikan
> di Indonesia akan semakin bertambah baik, let's try to change the system
> little by little,  slowly but sure, dan semoga kita semua terus saling
> membantu bila salah datu dari kita ada masalah....
>
> salam dan terimakasih,
> ttino
>

Kirim email ke