Halo, Romo Sandy masih ada disana enggak, kalo masih, aku minta alamat dan nomor teleponnya dong..
On Mon, 3 Dec 2001 09:56:50 +0900, Indonesian Students in the US wrote: Salam permias, Teman, weekand kemarin, beberapa teman di Northern California berdiskusi dengan salah satu aktivis di Sanggar Ciliwung. Berikut adalah kutipan hasil diskusi tersebut. Semoga kita semua bisa membantu program yang sangat mulia ini, program membantu anak-anak jalanan, anak-anak sampah, anak-anak kita (dikutip dari tulisan I.S.S ). Bila ada pertanyaan, silahkan hubungi: dewi: [EMAIL PROTECTED] Salam, tino ++++++ Walaupun agenda semula adalah untuk membahas pelaksanaan program fundraising, Romo bercerita banyak sekali tentang keadaan di lapangan, dimana anak-2 tersebut menjalani kehidupan yang keras. Romo bercerita bahwa ada bbrp sistem yang dipergunakan LSM-2 pada umumnya, yaitu dengan memberikan bantuan berkala [drop-in makanan, bantuan kesehatan, buku-2, dana beasiswa, dll], dengan menyediakan rumah tinggal [live-in] bagi anak-2 jalanan, dan dengan menggunakan apa yg beliau sebut dengan sistem lingkungan. Pada dasarnya SC merupakan pelaksanaan program berkonsep sistem lingkungan, dimana para anak jalanan tersebut tidak diambil dari lingkungan keseharian mereka, tapi mereka tetap dibiarkan untuk menghadapi kenyataan hidup mereka, mencari nafkah untuk membantu orang tua mereka, memeluk agama yang diajarkan orang tua mereka, dll. Fungsi dari SC adalah untuk memperkuat sistem komunitas yang sudah ada sehingga para penghuninya bisa saling bergantung satu sama lain dan mereka sendirilah yang bertugas untuk mengawasi dan mendidik satu sama lain, sehingga apabila SC sudah tidak ada pun mereka masih tetap bisa saling bersandar kepada komunitas mereka. Sebagai contohnya, anak-2 yg di SMA diminta untuk membimbing anak-2 yg di SMP, dan mereka juga diajarkan untuk mempunyai solidaritas social terhadap yang lain, sehingga mereka mempunyai harga diri, merasa bahwa dirinya berarti buat orang lain. Satu kejadian adalah pada saat desa tetangga digusur, anak-2 SC diminta untuk menampung anak-2 jalanan dari daerah tsb selama seminggu sehingga mereka tidak harus melihat tempat tinggal mereka dihancurkan. Anak-2 di SC yg sudah cukup besar diminta untuk take care anak-2 dari desa tetangga yg masih kecil, seperti mengantarkan mereka ke sekolah, memandikan, menyuapi, dll. Dari situ ternyata timbul rasa kekeluargaan, sehingga pada waktu yang lain, anak-2 SC diundang untuk menginap di daerah desa tetangga tersebut dan menjadi tamu disana. Kelas-2 yang diajarkan SC merupakan tambahan pendidikan yang, selain untuk menambah pengetahuan anak-2 tsb, bertujuan untuk memperkuat rasa percaya diri, memberikan kemampuan untuk menyalurkan pikiran mereka melalui tulisan, gambar, dan kreativitas lainnya yang non-violence. Mereka juga diajarkan ketrampilan yang memungkinkan mereka untuk menghidupi diri sendiri melalui cara-2 yg halal [lihat jadwal kegiatan SC]. Selain itu mereka juga diajarkan untuk berorganisasi [lihat attachment daftar anak dan remaja]. semua gambar-gambar dan keterangan mengenai proporsal dan program dapat di lihat di http://www.mit.edu/~kusuma/ajar/ _______________________________________________________ http://inbox.excite.com
