Alhamdulillah........ Masya Allah .... Betapa indahnya .......
Akhirnya kedamaian ada di Ambon .......  Semoga kenikmatan ini juga merambah ke tempat lain ... Poso ..... Indonesiaku ...... bumiku .... Semoga ... Amien ........
----- Original Message -----
From: Dony Edwin
Sent: Friday, March 01, 2002 3:23 AM
Subject: Ambon Manise Kini

Media Indonesia, Jum'at, 1 Maret 2002
Warga Islam dan Kristen Mulai Membaur

AMBON (Media): Situasi Ambon berangsur pulih menyusul dinyatakannya Ambon dan Maluku sebagai daerah aman sejak Rabu (27/2) oleh Penguasa Darurat Sipil Daerah Maluku M Saleh Latuconsina.

Warga Islam-Kristen yang berseteru itu kini mulai membaur menjadi satu. Setidaknya, hal itu terjadi di pusat perbelanjaan Ambon Plaza, di Jl Sam Ratulangi, wilayah pemukiman Islam. Warga Kristen berbondong-bondong berbelanja sejak pukul 09.00 WIT hingga menjelang sore.

Pemandangan serupa terlihat di Citra Swalayan, Jl Tulukabesi, di kawasan Kristen. Ibu-ibu rumah tangga yang berjilbab tanpa canggung memasuki kawasan itu untuk berbelanja. Padahal, kedua kawasan itu semula sangat rawan bagi orang yang berbeda agama.

"Kini kami tidak merasa takut sedikit pun. Semoga situasi yang kian membaik ini tidak lagi dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk mengacaukan Maluku," kata Ny Marthen Sitanapessy yang ditemui Media saat berbelanja di Ambon Plaza, kemarin.

Suasana serupa juga ditemui di berbagai tempat di pusat Kota Ambon. Para pegawai PT Pelindo yang beragama Kristen kemarin mulai masuk kerja di kantornya, di Pelabuhan Yos Sudarso, kawasan Pasar Lama. Begitu pula para pegawai muslim mulai masuk bekerja di kantor-kantor yang berada di wilayah Kristen.

Bahkan anak-anak sekolah di Ambon seusai belajar beramai-ramai mengelilingi kota. Pelajar Islam dan Kristen saling bertemu, sementara mobil-mobil angkutan kota dan becak bebas mencari penumpang.

Di persimpangan Jl Sam Rutalangi, para pengemudi becak yang beragama Kristen antre mengangkut penumpang yang berbelanja di Ambon Plaza. Kemeriahan muncul ketika para pengemudi becak dari kedua kelompok melakukan pawai keliling kota. Begitu pula ruas jalan di kawasan Pohon Mangga, Air Salobar dan Nusaniwe, yang selama ini diblokade warga setempat, kini dibuka untuk warga lainnya.

Suasana meriah terlihat juga di perairan Teluk Ambon Baguala, kawasan yang rentan terhadap konflik. Sejumlah speed boat (perahu cepat) silih berganti keluar masuk. Perahu-perahu milik warga Kristen bebas masuk di pangkalan speed boat Belakang Kota. Mereka mengangkut warga Kristen menuju Gudang Arang dan Desa Wayame. Sementara speed boat kepunyaan orang Islam juga sibuk mengangkut penumpang dari pangkalan Belakang Kota menuju Gudang Arang.

Suasana makin ramai ketika pada pukul 14.30 WIT perahu-perahu cepat itu melakukan konvoi di Teluk Ambon Baguala. Masyarakat memadati pesisir pantai Kota Ambon guna menyaksikan atraksi itu.

Gubernur Maluku MS Latuconsina mengatakan situasi yang semakin membaik ini perlu dipertahankan. "Kalau ada yang berani memancing-mancing keadaan, aparat keamanan akan bertindak tegas," kata Gubernur seusai rapat koordinasi dengan Kapolda Maluku Brigjen Soenarko DA dan Pangdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Mustopo. (HJ/X-5)

Kirim email ke