Keluhan kepada Dokter (Yes) - Keluhan kepada Guru (No)
Mungkin anda pernah mengamati keluhan seseorang seperti sebagai
berikut :
"Pak dokter, beberapa waktu yang lalu bapak menyimpulkan bahwa saya
sudah sehat dari penyakit perut. Malah bapak memberikan surat yang
menyatakan saya sudah sehat dari penyakit itu. Tetapi kenyataannya, perut
saya masih sakit, sehingga saya tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari"
Malah mungkin kerabatnya menyuruh dia untuk mencari dokter lain saja.
Soalnya dokter itu dianggap tidak mempunyai kemampuan maksimal untuk membuat
seorang penderita penyakit perut menjadi sehat.
Oke deh sampai di sana.
Sekarang yang menjadi pertanyaan, apakah anda pernah menemukan keluhan
seseorang seperti sebagai berikut :
"Pak guru, beberapa waktu yang lalu bapak mengisyaratkan saya mampu
untuk mata pelajaran Matematika. Malah saya diberi angka sembilan pada
ijasah. Padahal saya masih merasa bodoh untuk menghubungkan pelajaran itu
dalam kehidupan sehari-hari meskipun saya tidak pernah menyontek sama
sekali. Bagaimana nih ?"
Kalau pun dikeluhakan kepada orangtua, paling-paling mereka menjawab,
"Sudah deh, yang penting kamu sudah lulus. Itu harus kamu syukuri dong.
Kalau perlu kita mengadakan syukuran"
Bagaimana nih ! Ada komentar?
Salam,
Nasrullah Idris