Coba bayangkan kalau terjadi pertandingan dua kesebelasan yang sudah tersisih dalam piala Dunia, karena sudah dua kali kalah. Hasilnya 1-1. Yang menariknya, setiap gol terbentuk melalui sundulan kepala ke kepala sebanyak beberapa kali, mulai dari saat kiper melepaskan tembakan bola. Jadi tidak melibatkan kaki sedikit pun. Secara fisika ini mungkin saja.
Asyik nggak tuh ditonton. Rasanya setiap televisi akan menayangkannya beberapa kali. Sampai belum ada pertandingan dengan atraksi yang lebih baru lagi dari itu rasanya pantas diberi predikat (apa namanya ya?) oleh FIFA Salam, Nasrullah Idris
