KOMENTAR PAGI INI : Saya ikut mendengarkan secara langsung (on air) via Radio Elshinta 90,00 FM (Jumat 9/11, 16.10-16.30) ketika Ahmad Moshaddeq "menyatakan tobat" yang juga dihadiri oleh wartawan dan Said Agil Siradj serta Bachtiar Ali (mantan Dubes RI di Aran Saudi). Jangan lupa, pekan lalu Moshadeq menyatakan telah berhasil memurtadkan 36.000 orang yang tersebar di seluruh kawasn Nusantara.
ITU ENAKNYA BILA SYARIAT ISLAM TIDAK BERLAKU DI REPUBLIK INDONESIA BAGI PEMELUKNYA : TOLONG DIBUKA DAN DIBACA AL QUR'AN, SURAT (5) AL-MAIDAH, AYAT 33-34, yang terjemahannya sbb : 33). Adapun hukuman terhadap orang-orang yang berbuat keonaran*) terhadap Allah dan Rasul-nya dan membuat bencana kerusuhan di muka bumi ialah : dihukum mati, disalib, atau dipotong tangan dan kakinya secara bersilang**), atau diasingkan dari masyarakatnya. Hukuman yang demikian itu sebagai suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka mendapat siksaan yang besar. 34). Kecuali orang-orang yang tobat sebelum kamu dapat menangkapnya***), maka ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun dan Penyayang. *)=berbuat keonaran bersenjata secara tetentu yang berakibat terjadi pembunuhan **)=memotong tangan kanan dan kaki kiri. Kalau melakukan kejahatan lagi, maka dipotong tangan kiri dan kaki kanan. ***)=kalau setelah ditangkap kemudian baru tobat, itu namanya Pengecut (bukan sifat seorang 'nabi'). Literatur : BACHTIAR SURIN, "Terjemah & Tafsir Al Qur'an, Huruf Arab & Latin", Fa. Sumatra, Bandung, 1978 Salam..............., mm*** ----- Original Message ----- From: Ibnu Nugroho P. To: Pertashipmuslim Sent: Monday, November 12, 2007 8:30 AM Subject: [Pertashipmuslim] Moshaddeq Tobat di Mapolda Metro http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/11/tgl/09/time/163649/idnews/850620/idkanal/10 09/11/2007 16:36 WIB Moshaddeq Tobat di Mapolda Metro Indra Subagja - detikcom Jakarta - Rasul Al Qiyadah Ahmad Moshaddeq ingin menyapa publik. Kepada penyidik, dia menyampaikan keinginannya berbicara melalui media massa. "Dia ingin bertemu wartawan, ingin menyampaikan sesuatu. Ya kita fasilitasi saja," kata Kadiv Humas Mbaes Polri Irjen Pol Sisno Adiwinoto di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarya, Jumat (9/11/2007). Polisi pun lalu menyiapkan tempat di Hotel Mahakam, Kebayoran Baru. Namun ternyata tidak jadi, acara pun lalu digeser ke Mapolda Metro Jaya. "Dia secara sadar tanpa tekanan ingin tobat, meluruskan kalimah syahadat dan dia menyadari bahwa dia khilaf," kata Dr Amirsyah Tambunan dari Komisi Pengkajian dan Pengembangan MUI. Tobat tidak mengubah pidana yang dijeratkan pada Moshaddeq. "Proses hukum tetap jalan, dia juga akan menyampaikan seruan kepada pengikutnya," jelas Amir. Dalam acara tobat ini, hadir Ketua PBNU Said Agil Siradj serta beberapa tokoh lainnya. "Ini hasil diskusi dengan dia. Dan dia akan menyampaikannya kepada publik," tandasnya. (ndr/nrl)
