Yulia,
Saya mau bagi-bagi pengalaman nih, Dulu saya pernah punya hamster s/d 20
ekor lebih, buat dipelihara saja.
1. Sediakan kotak kayu, lalu tempatkan hamster pada sekam ( kulit padi )
padi
yang sudah dijemur di bawah sinar matahari dan bersih dari debu (di
saring ).
2. Hamster suka tempat yang bisa digali utk tempat sembunyi/tidur ( ingat
Hamster
adl binatang malam ( tidak suka sinar matahari )
Biasanya hamster kencing di sudut-sudut , sehingga bagian yang basah
sekam
bisa diganti dgn yang bersih. Setiap 1 minggu sekali hendaknya sekam
diganti
yang baru dan kering ( kecuali kalo keadaan sebelum 1 minggu udah
lembab )
3. Sebaiknya pada saat bunting, induk dipisahkan dari pejantan. Induk akan
mempersiapkan lubang pada sekam tadi utk melahirkan ( nantinya sebagai
pagar utk anaknya agar tidak lari kemana-mana )
4. Stl melahirkan tempatkan makanan disekeliling lubang itu agar sambil
menyusui
induk bisa makan( agar tidak kelaparan.)
5. Ingat ! Jangan sampai lupa ngasih makan, ntar anaknya dimakan.
6. Jangan Sentuh anaknya tanpa sarung tangan, setiap anak yang terjamah
tangan
manusia , bakal dimakan sama induk.
7. Mendadak bayi hamster mati, krn terpisah dgn induknya. dengan lubang
sekam yang dibuat induk tujuannya agar si bayi tidak keluar dari lubang
dan t
tetep hangat oleh dekapan induknya.
8. Ingat Jika ada 2 induk yg bunting pisahkan mereka sendiri-sendiri. 1
kandang
utk 1 induk hamster.
9. Jangan berikan kangkung, bisa terjadi pengapuran. Berikan aja sawi,
wortel,
kecambah, pepaya jangan timun nanti berefek diuretik. Wow mrk suka
sekali
kecambah.
10. Jika si bayi udah remaja, bukan balita hlo. Baru bisa dicampur kembali
dengan yang lain. Ingat kalo mau membatasi kelahiran pisahkan induk
dan
pejantan.
Tip ini semoga berguna
Should you need further information, pls do not hesitate to contact me OK ?
Susilia
-----Original Message-----
From: Ferona Yulia <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tuesday, December 22, 1998 9:27 PM
Subject: Re: [pet] Hamster ??
>:Karena saya pernah piara hamster, saya mo kasih saran...
>
>
>Terima kasih Lya buat sarannya...
>
>:sebaiknya si induk betina disatukan sama anak-anaknya. sementara si
jantan
>:harus dipisahkan tersendiri.
>:masalah makan memakan anaknya pernah saya liat, sungguh mengerikan. si
>:induk memakan anaknya bulat-bulat.
>:jika ini terjadi, yah biarkan saja..biasanya sih dimakan karena si anaknya
>:sakit atau mati...atau bsia saja si induk kelaparan..
>
>
>Anak hamster ini tidak dimakan induknya tapi mendadak mati saja.
>Malahan teman saya itu tidak memisahkan induknya (krn gak tau).
>Apa kena penyakit atau kurang gizi, gak ngerti juga... :-)
>
>
>Ferona
>
>
>
>
>-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
>To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
>To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
>HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com
>
>
* IKLAN DOEA LIMA *
Layanan Informasi Iklan Baris Internet * http://www.iklan-25.co.id
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com