Mantap abizzz …..

Ini ada sedikit jokes neh…..

Smoga bisa membuat kita tetep tersenyum…… n 3 pertandingan lainnya kita bisa diberi kemenangan….

 

RAJA HUTAN (suwweeerrrr ga ada hubungannya am aloe Sis…)

Di sebuah hutan terdapat raja hutan (singa) yang merasa dirinya hebat.
Dan untuk melegalisasikan kehebatannya, maka si singa bertanya kepada
sebagian penghuni hutan. Bertanyalah si singa kepada seekor gorila.

Singa : "Hai gorila, siapakah yang paling gagah di hutan ini?"
Gorila: "Anda tuan ku."

Banggalah si singa mendengar itu. Kemudian ia bertemu dengan seekor
banteng.

Singa : "Hai banteng, siapakah yang paling gagah dan hebat di hutan ini?"
Banteng: "Sudah tentu Anda."

Mendengar jawaban-jawaban dari sebagian hewan yang ia temui, merasa
sombonglah si singa. Kemudian ia berjalan kembali, dan di tengah jalan
ia bertemu dengan seekor gajah.

Singa : "Hai gajah, siapakah yang paling gagah dan perkasa di hutan ini?"

Tetapi gajah tidak menjawab, dan diluar dugaan singa, gajah langsung
menghajar dan menginjak-injak singa hingga babak belur. Kemudian gajah
berlalu meninggalkan si singa.

Dengan badan yang sudah babak belur, si singa berkata kepada gajah,
"Kalo nggak tau jawabannya jangan marah gitu dong ...."
-----


INTERVIEW

A Chinese was being interviewed at a UScheckpoint.
'Your name pls.'?
"Christian Ng Hong"
"Sex? "
"Six times a week!! "
"No, no, I mean male or female! "
"Doesn't matters, sometimes even double !"

 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of zul haidir
Sent:
Monday, July 17, 2006 7:34 PM
To: [email protected]; Gatot Koco; RAKA; Andi Chaniago; andi hero; Arif Pirus; Fery Pirus; Jalu Winarno; musthopa kamal; akhsan syata pirus mayasi; Rahmat Pirus; sang auditor Riansah Abbas; Rudy Wijanarko Pirus; Sihab Pirus; sisworo; TM Isnaini Pirus; Toni Pirus; Yosi Pirus
Subject: [pirus] Re: Mohon maaf....

 

Alhamdulillah...berarti....diantara kita umat muslim masih ada rasa Tawakkal....

Tapi satu hal yang perlu diperhatikan......Pirus masih punya 2 pertandingan yang seharusnya bangkit dipertandingan tersebut....melihat dari parakata dibawah, saya malah merasa tidak punya semangat untuk bertanding...karena semua orang merasa bersalah dan tidak mau melihat kalo kita masih ada moment : Volly dan Tennis Meja yang seharusnya kita dukung Team kita secara penuh dipertadningan tersebut......seakan-akan  semua orang nggak punya semangat lagi....padahal pren...itu adalah pertandingan....pasti ada menang ato kalah.....jangan di ambil hati...terus terang saya jadi pemain terakhir di malam tersebut....malah bersemangat melawan mereka.....karena gua merasa....gua harus punya semangat bertanding dan jangan memberikan hasil yang terbaik buat mereka...setidaknya mereka akan punya perhatian lebih di tahun depan ketika akan menghadapi PIIIII....RRRR....UUUUU...SSSSS...gitcu Loh  (kata pak chaniago).....

jadi menurut saya.....yang paling penting dilakukan adalah......keep in Spirit......jangan terlalu merasa bersalah boses.....karena perasaan tersebut akan membuat Team yang lain menjadi lengah......OK......Keep Support us with your touching spirit..........

Agus Santoso <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Insya Allah…. Taun depan kita diberi umur panjang n kesehatan u/ bisa tampil lebih baik lagi di POR Permata….. amin

 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Budianto Eko
Sent:
Monday, July 17, 2006 1:35 PM
To: Gatot Koco; RAKA; Agus Santoso; [email protected]; Andi Chaniago; andi hero; Arif Pirus; Fery Pirus; Jalu Winarno; musthopa kamal; akhsan syata pirus mayasi; Rahmat Pirus; sang auditor Riansah Abbas; Rudy Wijanarko Pirus; Sihab Pirus; sisworo; TM Isnaini Pirus; Toni Pirus; Yosi Pirus; zulhaidir pirus
Subject: [pirus] Re: Mohon maaf....

 

Waduh bos, menurut saya itu pengalaman rohani yg baik sekali bos...

sewaktu sampean pulang, saya sempet kepikiran khawatir

krn perjalanan masih jauh, saya takut sampean dijalan "ngelamun" ato "ngelangut"

alhamdulillah "diselamatkan" dg kejadian itu...

 

ya sudah bos, memang sdh jalannya

mungkin belum waktunya ajah...

saya sendiri bisa merasakan,

krn saya mungkin dianggap "diposisi" sentral yah

mo ga mau saya "disorot"

jadi berasa kehati juga lah

terima kasih buat temen2 yg tetep mengingatkan kita2 utk tetep semangat

dan dibuat "happy" ajah, yg penting tetep tawadhu tawakal... spt Ustad TM bilang

 

ga panjang lebar..

saya pribadi juga memohon maaf sedalam2nya

krn performance yg kurang baik kmaren...

Gatot Koco <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Dear all,

 

Menyambung surat dari Om Kukuh dibawah, sejujurnya saya beranikan diri meminta maaf kepada rekan - rekan comunitas Pirus atas ketidak mampuan saya untuk memberikan sumbangsih terhadap kemenangan team Badminton Pirus.

Saya akui performance saya malam itu sangat - sangat buruk, hal yang sepatutnya ga' saya lakuin. Saya merasa bersalah udah membuat rekan - rekan kecewa, tapi kalau saya boleh bilang saya pun merasa teramat sangat kecewa. Waktu pulang, diatas motorpun terus saya pikirkan hal itu sampai pada akhirnya saya merutuki diri sendiri dan merasa bahwa hari itu adalah hari sial saya n menyesali keadaan tersebut, kenapa ya Tuhan ga mo menolong saya ( kebetulan dalam hari itu saya mengalami hal - hal yang membuat mood saya jadi terganggu ) yang didalam agama seharusnya ga' boleh kita lakukan ( benar ga Ustadz TM ?)

 

Tapi ada satu kejadian kecil yang membuat saya jadi sedikit "tercentil", yaitu pada saat sampai didepan Univ. Negeri Jakarta, tiba - tiba rantai motor saya terputus mendadak, dan untungnya dibelakang saya tidak ada kendaraan lain. Waktu itu saya bingung juga karena keadaan saat itu sepi sekali sedangkan jarak ke rumah masih jauh ( +/- 5 KM ). Tapi Alhamdullilah, ternyata ada seorang pemulung yang membawa sepeda yang mau berbaik hati mengerek motor saya dengan tambang memakai sepeda. Tapi karena saya ga tega juga melihat bapak tersebut kelihatan cape banget (saya juga s4 gantian genjot sepedanya, dan emang cape, karena harus membawa beban motor), akhirnya saya minta setop aja dengan alasan rumah saya udah dekat (padahal masih jauh). Trus pada saat saya mengeluarkan dompet tuk memberikan sedikit uang lelah, bapak tersebut menolak dan mengatakan bahwa itu memang sudah kewajiban sesama umat Islam untuk saling menolong, walapun pada akhirnya tetap saya paksakan untuk menerima uang tersebut. Subhanallah...

Akhirnya saya melanjutkan perjalanan pulang sambil menuntun motor saya ( lumayan juga fitness gratis ). Ga lama saya ketemu dengan gerombolan anak muda yang lagi nongkrong. Ada yang tanya saya kenapa motornya didorong, apa karena kehabisan bensin. Tapi karena kondisi saya cape banget campur dongkol, saya hanya menjawab sekenanya aja sambil tetep nuntun sepeda motor saya. Ga lama kemudian, ada satu orang yang pake motor juga menyusul motor yang kebetulan karna jalan turunan saya naikin, dan tiba-tiba aja anak muda ( kaya gw udah tua aja ya) tersebut sudah mendorong motor saya pakai kakinya yang ditaruh diknalpot motor saya. Motor saya terus didorong sampai akhirnya saya sampe didepan rumah. Tapi lagi - lagi, pada saat saya akan mengeluarkan dompet, anak muda tersebut menolak dan mengatakan cuma mau menolong aja dan langsung pergi. Subhanallah, saya cuma jadi malu sendiri karna dari tadi sepanjang perjalanan saya cuma ngedumel aja menyesali nasib. Padahal sebenarnya pertolongan Tuhan itu deket banget. Coba kalo saya ga ada yg mo nolongin, trus terpaksa sepanjang 5 KM saya harus menuntun motor......

 

Maka dari itu, pada akhirnya saya berpikir bahwa kekalahan saya atas pemain safir emang udah terjadi. Saya harus bisa menerimanya. Dan yang terpenting berusaha agar kedepannya bisa menjadi motivasi kita buat bertambah maju...

 

Untuk itu saya juga sependapat dengan Kukuh semoga perjuangan saat ini bukan akhir dari semangat untuk terus berjuang meraih apa yang kita inginkan. Amien...

 

Notes : Ryan juga nitip salam meminta maaf karena tidak bisa memberikan yang terbaik, karna hari ini dia cuti dan tidak bisa membuka internet. Sory juga kalo isi "makalah" nya kepanjangan.....

 


RAKA <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

= Yth & yang slalu dimuliakan Allah SWT para warga
serta Player badminton Pirus....

= Dengan kerendahan hati yang diselimuti rasa malu
serta rasa penyesalan yang dalam karena kami selaku
anak warga belum dapat memberikan kontribusi dalam
bentuk fisik & material dalam perjuangan diarena
Badminton mengingat kemampuan yang kami miliki belum
maksimal.

= Perjuangan player badminton dan strategi pelatih
untuk memenangkan setiap permainan merupakan
sumbangsih maksimal yang telah diberikan, namun dewi
fortuna belum dipihak kita.

= Kami berdoa & berharap semoga perjuangan saat ini
bukan akhir dari semangat untuk terus berjuang untuk
meraih apa yang dicita - citakan..., amin.



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

 


Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business.

 

 


Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business.

=================================
scanned by Indosat TM-IMSS System

 

 


Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business.

==================================
Scanned by Indosat TM-IMSS System

 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Lihat Arsip Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Kirim email : [email protected]
Website : ---dream works project---
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
=================================
scanned by Indosat TM-IMSS System

Kirim email ke