ITUNG - ITUNG NGABUBURITTTT
neeh om...........
 
 
Menggambar Segitiga Samakaki

Di kelas 2 SD saat itu anak-anak sedang belajar Matematika. Sebelum memulai pelajaran, Bu Guru Dayna memberikan instruksi  kepada murid-muridnya.

Bu Guru Dayna : “Anak-anak, coba kalian menggambar segitiga samakaki…”

Seorang anak mengangkat tangannya.

Bu Guru Dayna: “Iya Idrus, ada apa?”

Idrus: “maaf Bu, saya tidak bisa menggambar segitiga sama kaki.”

Bu Guru Dayna: “Kenapa?”

Idrus: “sebab biasanya saya menggambar segitiga sama tangan.”


************************
Kenapa Matahari Cuma Satu?

Bu Guru Oryzza sedang mengajar IPA di kelas 4. Di kelas itu, murid-murid Bu Oryzza berasal dari Sabang sampai Merauke. Dan hari itu, mereka sedang membahas tata surya dan solar system. Tiba-tiba seorang anak yang berasal dari Papua mengangkat tangannya.

Bu Guru Oryzza: “Ya Daunrider, ada apa?”

Daunrider: “ Maaf Bu, saya mau tanya.”

Bu Guru Oryzza: “Iya boleh, Tanya aja.”

Daunrider: “Kenapa Matahari cuma satu?”

Bu Guru Oryzza: “Satu aja kamu item, apalagi dua.”
***********************
Seorang kakek (atmonadi) dan cucunya (izti) duduk diberanda rumah...

kakek : "Waktu zaman perang kakek dulu seorang pemberani. Waktu Jepang lewat, kakek serang. Waktu Jepang menyerang, teman2 kakek pada kabur, kakek mah nggak."

izti : "wih.. hebat kek, kenapa kakek nggak ikut kabur?"

kakek : "Gimana mau kabur, senjata Jepang udah di todong ke kepala kakek."

izti : "hmmm.....??!"
***********************
Ada 3 drakulawati (ini drakulanya cewek Ngikik..), mereka bernama Dayna, yonna, dan izti. Mereka bikin kompetisi siapa yang paling kejam dan sadis.

Drakulawati Dayna dapet kesempetan duluan. Tiba-tiba dia lari secepat kilat, terus 2 menit udah balik lagi. Mukanya penuh lumuran darah, seringainya sereem (iiiih Yiiihaaaa!). Terus dia ngomong, "Lu pade liat desa di seberang bukit itu ?" drakulawati yonna ma drakulawati izti ngangguk, "Iya, liat." "Desa itu... habiissss !"

Drakulawati yonna panas. Dia juga pergi sekelebat, terus 1 menit udah balik, mukanya juga penuh dgn cucuran darah. "Lu liat kota yang itu?", katanya sambil mukanya nunjukin kalo dia bangga bener. "Iya, liat". Kota itu juga habiiissssss !", katanya sambil ketawa serem, "Hi hi hi hih !".

Drakulawati izti lebih panas lagi, dia juga pengen show off, ga mo kalah. Akhirnya dia juga lari sekelebat. Drakulawati Dayna ma yonna terperanjat, soalnya belum sampe setengah menit dia udah balik, penuh dengan cucuran darah di muka dan matanya. Drakulawati Dayna ma yonna membatin, "Gila ni drakulawati,.... sangar amat, ternyata dia yang paling jago". Sambil ngos-ngosan drakulawati izti teriak, "Lu pade liat nggak tiang listrik di pas belokan sana?" "Liat! Liat!", kata yang laen. "Sialan, gua kagak liat !!". kata drakulawati izti.
********************
suatu hari... Uum pergi jalan-jalan ke Inggris, trus temannya mengajak dia masuk ke sebuah toko, tapi Uum nolak
'Jangan! itu ada tulisannya open, open kan panas....
temannya memaksa, tapi Uum tetap nolak. tiba-tiba pintu toko terbuka dan keluar seorang negro (SARA nggak neh?)
kontan Uum ngomong :
"Tuh, aku bilang juga apa? gosong kan!
******************
ada seorang bapak sedang sakit parah.. bapak ini sudah tidak bisa bangun dari tempat tidurnya.. sang bapak setiap hari selalu merintih kesakitan. dengan sabar sang istri menemani sang suami.
setelah melihat sang suami tertidur lalu sang istri keluar dari kamar, tidak lama kemudian sang suami bangun sambil berteriak bu...bu.. bu.. lalu sang istri segera berlari ke kamar,

istri :"ada apa pak, ko teriak teriak"
suami "itu suara TV tolong di kecilkan bu... "
istri :"pak, itu bukan TV kita, itu TV tetangga"
suami: "lho.. TV kita kemana?"
istri : "kan sudah di jual buat berobat bapak..."
suami: "ooh.....gitu..."

tak lama kemudian suara tv menghilang... setelah itu sang suami kembali tidur..
baru di tinggal sebentar, sang suami kembali berteriak "bu.. bu...bu...." sang istri kembali berlari ke kamar,

istri :"ada apa pak, ko teriak teriak"
suami "kalau setel raadio mbo ya pelan pelan, kan saya lagi istirahat.... "
istri :"pak, itu bukan Radio kita, itu Radio tetangga sebelah"
suami: "lho.. Radio kita kemana?"
istri : "kan sudah di jual buat berobat bapak..."
suami: "ooh.....gitu... trus kita punya apa lagi buat berobat saya bu?"
istri : sambil tersenyum berkata "semua barang perabotan kita sudah di jual pak.. buat berobat bapak"
suami :" ya sudah bu... saya mau tidur lagi..."

tak lama kemudian suara radio menghilang... setelah itu sang suami kembali tidur..
tak lama kemudian, sang suami kembali berteriak "bu.. bu...bu...." sang istri kembali berlari ke kamar,
   
istri :"ada apa pak, ko teriak teriak lagi"
suami "Itu suara anak siapa yang nangisnya keras banget... ganggu saya lagi istirahat.... "
istri :"pak, itu suara nangisnya budi anak kita pak..."
suami: "lho.. kok tidak dijual? ntar buat berobat saya nggak ada...
istri :  Yiiihaaaa!  Yiiihaaaa!  Yiiihaaaa!
-----------------------------




SPONSORED LINKS
Writing book Writing a book Book writing software
Writing and publishing a book Creative writing book

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Arsip Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Album Foto : http://pirus.fotopic.net
MultiplyWeb : http://www.pirusers.multiply.com
Friendster : http://www.friendster.com/9379274
Administrator email : [EMAIL PROTECTED]
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke