|
FBI eh slah dunk ...... FYI
----- Original Message -----
From: blade
razor
To: amzar bandaro
Cc: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; Arsyath Yudi Wibowo
; Nur
Ali ; gema
hatta ; Sulaiman Zen ; yosep
susanto ; Fadillah ; [EMAIL PROTECTED] ; Pikat
Siswoko ; Feri-a
Sent: Sunday, November 05, 2006 8:36 PM
Subject: Fw: Fwd: Surat Fatimah gemparkan kota baghdad Ass
W W
please
read this message...
Wassalam
Eko
-----
Forwarded Message ----
From: Abrims <[EMAIL PROTECTED]> To: Borhan Said <[EMAIL PROTECTED]>; Rafizah <[EMAIL PROTECTED]>; Sazali Nordin <[EMAIL PROTECTED]>; Jaafar Hamzah <[EMAIL PROTECTED]>; Ariff <[EMAIL PROTECTED]>; Firman Eko Heratanto <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Tuesday, October 17, 2006 3:15:27 PM Subject: Fwd: Surat Fatimah gemparkan kota baghdad ---------- Forwarded message ---------- From: razaki ali <[EMAIL PROTECTED]> Date: Oct 17, 2006 3:40 PM Subject: Surat Fatimah gemparkan kota baghdad To: arenah botco <[EMAIL PROTECTED]>, sakinah botco <[EMAIL PROTECTED]>, zaharah botco < [EMAIL PROTECTED]>, fauzie fauzie botco <[EMAIL PROTECTED]>, azral gelugor <[EMAIL PROTECTED] >, Kimi Haliburton <[EMAIL PROTECTED]>, Abd Karim <[EMAIL PROTECTED]>, rosdin roslan < [EMAIL PROTECTED]>, azean suhaila <[EMAIL PROTECTED]> Surat Fatimah gemparkan kota Baghdad
Fatimah adalah seorang saudara perempuan seorang mujahid yang terkenal di daerah Abu Gharib, yang berasal dari sebuah keluarga yang terkenal kebaikan dan ketaqwaannya. Suatu
hari pasukan AS menyerbu rumahnya, dengan tujuan menangkap saudaranya. Namun karena mereka tidak dapat menemukannya, pasukan AS
menangkap Fatimah dengan tujuan
memaksa saudaranya menyerahkan diri. Surat tulisan tangan Fatimah, baru-baru ini berhasil diseludupkan keluar dari penjara Abu Gharib, surat ini menggambarkan penderitaan para tawanan wanita akibat perbuatan terntara AS. Segera surat ini tersebar dan menghebohkan kota Baghdad, mengirimkan gelombang yang akan terus berlanjut ke seluruh Iraq. ! Mafkarat al-Islam berhasil mendapatkan salinan surat tersebut. Bismillahirrahmanirrahiim. *Say He is God the One; God the Source [of everything]; Not has He fathered, nor has He been fathered; nor is anything comparable To Him.* [Qur*an, Surat 112 *al-Ikhlas*] Saya
menulis surat Al-Ikhlas ini karena mempunyai arti yang
mendalam bagi saya, dan menimbulkan getaran di hati orang-orang yang beriman. Saudaraku mujahidin di jalan Allah* Apa yang dapat kukatakan
padamu? Saya katakan, rahim-rahim kami telah terisi dengan janin akibat perkosaan yang dilakukan keturunan kera dan babi itu. Mereka telah menodai tubuh kami, meludahi muka kami, dan merobek-robek Al-Quran untuk digantungkan ke leher-leher kami. Allahu
Akbar.
Tidakkah
kau mengerti tentang kejadian yang menimpa kami?
Betulkah kau tidak tahu ini terjadi pada kami? Kami saudaramu, dan Allah akan meminta tanggungjawabmu tentang kejadian ini kelak. Demi
Allah,
Tidak
semalam pun kami lewatkan di penjara ini kecuali mereka mendatangi salah satu dari kami untuk
melampiaskan nafsu
setannya. Padahal kami selalu menjaga kehormatan kami karena
takut kepada Allah. Takutlah pada Allah! Bunuhlah kami bersama mereka! Hancurkan mereka bersama kami! Jangan biarkan kami di sini agar mereka bisa bersenang-senang memperkosa kami, sesungguhnya ini adalah sebuah perbuatan dosa besar di sisi Allah. Takutlah
pada Allah akan urusan kami. Biarkan (jangan serang) tank dan pesawat
mereka. Datanglah pada kami di penjara Abu Ghurayb. Saya saudaramu karena Allah. Mereka memperkosa saya lebih dari
sembilan kali dalam satu
hari. Bisakah kau bayangkan? Bayangkan salah satu saudaramu diperkosa. Bersama saya ada 13 gadis,
semuanya belum
menikah.
Semuanya telah diperkosa didepan mata kami semua. Mereka melarang kami untuk sholat. Mereka mengambil pakaian kami, dan membiarkan kami telanjang. Saat
surat ini saya tulis, seorang diantara k ami telah bunuh diri setelah diperkosa beramai-ramai.
Seorang tentara memukulnya di dada dan paha setelah
memperkosanya, lalu
menyiksanya. Gadis itu kemudian bunuh diri dengan memukulkan kepalanya ke tembok penjara, karena
dia sudah tidak sanggup menerima ini. Meskipun bunuh diri dilarang oleh
Islam, saya memaklumi perbuatannya*
Saya hanya berharap, semoga Allah mengampuninya, sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Saudaraku, saya katakan padamu lagi, takutlah pada Allah.
Hancurkan kami bersama para tentara itu, agar kami bisa beristirahat dalam damai. Tolonglah kami, tolonglah kami, tolonglah kami* Waa Mu*tasimah!. Surat ini telah berakhir, namun penderitaan penulisnya danpara muslimah belum berakhir. Hatta mataa haadza s-sukuut !! Ini yang sudah kesekian kalinya terjadi.. Entah berapa lagi akan segera menyusul Kemaren, hari ini dan besok Begitu seterusnya.. Ya Rabb nasyku ilaika da'fa quwwatina Wa qillata hiilatina Allahumma n-shurna nashran adziima Allahuma 'alaika bil haaula l-kuffar Allahuma 'alaika biman adzaa l-muslimin. catatan: sebarkan agar semuanya bisa mengetahui keadaan ini. Wajazaakallahu khairan. Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Arsip Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected] Album Foto : http://pirus.fotopic.net MultiplyWeb : http://www.pirusers.multiply.com Friendster : http://www.friendster.com/9379274 Administrator email : [EMAIL PROTECTED] -~----------~----~----~----~------~----~------~--~--- |

