Lhoh kok mengerikanitu namanya cerdas. Mempersiapkan kader untuk melanjutkan ideologi supaya tidak mati mengikuti pencetusnya.

Harusnya yang menjadi lawan politik mereka  juga pakai jalan serupa, ciptakan kader muda. Nanti yang tua udah ngga kuwat, biar yang muda yang maju. Kalau kader muda tetangga dilawan sama kalangan tua, nanti dengan mudah dibilang, uuuuh dasar orang tua, kuno, tidak mengikuti perkembangan jaman, waaah bisa keok sebelum pertandingan.

 

May, berhubung gue super bego nih, enggak ngerti ada apa sih dengan LPKB dan Sejarah hitam Sindhunata, coba lu list dosa mereka itu apa aja dan implikasinya apa aja gitu lhoh, biar kelihatan kenapa lu sentimen habis sama dia orang. Kalau lu mencak-mencak tanpa penjelasan gini kesannya lu lagi kumat sakit ayan doank nih. Dan kalau ayan lu kumat khan lu memang suka hujat kiri kanan tanpa sebab, hihihihi…. Makan obat gih may.

 

 

-----Original Message-----
From: mayatperempuan [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, August 30, 2005 7:52 PM
To: [email protected]
Subject: [Politik_Tionghoa] Fwd: Re: Mengantar Kepergian Almarhum Mayor Laut K Sindhunata

 

Dirgahayu

satu hal yang paling mengerikan dari warisan
kristoforus sindhunata adalah proses kaderisasi
anak muda. bersama dengan harry tjhan silalahi,
sofyan wanandi, junus jahja dsb mereka mempersiapkan
kader-kader muda berbakat dengan konsepsi berpikir
anti-tionghoa. mereka merekrut anak-anak muda dari
lumbung-lumbung aktivis muda spt PMKRI, CSIS dsb
dengan sogokan fasilitas dan pintu popularitas
sebagai tokoh publik.

sekalipun, perkembangan politik nasional belakangan ini
tidak memungkinkan lagi bagi mereka untuk menggunakan
cara-cara brutal seperti yang pernah mereka lakukan
di tahun 65-66 dan selama 32 thn pemerintahan orde baru
tetapi watak asli yang diusung oleh LPKB dan sindunata
tetap dijalankan oleh anak-anak muda ini.

tetapi anak-anak muda didikan harry silalahi dan
sofyan wanandi ini berguna sebagai tameng yang menutup
sejarah hitam sindhunata cs dan sebagai corong lacur
pembela dosa-dosa politik LPKB.

Mayat


zhou fy wrote:

Yah, sampai akhir hayat Shindunata tidak pernah mengaku salah, dia
tetap
mempertahankan "Politik pemburan"nya yang memojokkan kaum Tionghoa.

Zhou Fy

Re: Mengantar Kepergian Almarhum Mayor Laut K
Sindhunata


sdr.Ambon ,


tulisan yang di harian Kompas ini sungguh menohok hati saya.

Fakta sejarah mengatakan bahwa universitas Trisakti berasal dari
universitas Res Publica , jadi tidak benar mereka mendirikan
universitas Trisakti. Yang benar adalah mengambil alih.

Sindhunata sendiri secara jelas menyatakan bahwa kepres 14 /1967
adalah gagasannya.

Harry Tjan Silalahi boleh berdalih apapun , tapi perbuatan
Sindhunata jelas-jelas melukai sdr.2 kita yang beragama Khong HuCu.





hormat saya ,



Xuan Tong
--- End forwarded message ---







SPONSORED LINKS
Science kits Science education Online social science degree
Science kit for kid Social science degree Social science education


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke