Popokkotor!

 

Dari kemaren gue males nanggepin akhirnya terpancing juga untuk jitakin si cupacup satu ini!

 

Punten yah Mang, menurut saya mah itu kemaren waktu si emang ngajak-ngajak voting saya mah udah BIMOLI, bibir monyong limasenti. Udah sibuk menjebi dan mencibir-cibir sampe dower. Sebabnya si emang ini yang ngatain umat kristen Pengecut, adalah lebih pengecut dari yang paling kecut! Suruh-suruh orang fwd ke milis non kristen. Fwd aja sendiri, napa. Ga berani? Kok dorong-dorong orang lain. Sebel! Nanaonan si emang teh, mau NUMPANG NEBENG BEKEN  atau apa sih?

Voting, voting. Voting apa ngga ada isinya, cuman lempar-lempar bom molotov ngga kasih solusi. Deskripsi masalah aja ngga ada ujug-ujug voting. Buat apa? Saya yang kristen juga NGGA KESUDIAN LAH YAUW!!!!

 

Si emang teh kalau ceritanya mau membela keadilan or whatsoever teh pake penjelasan dulu gitu kek, apa yang dibela, kenapa harus dibela, ngajaknya yang enak, ini mah kayak orang sebar-sebar popokkotor dimana-mana. Udah ngga laku, eeehhh ga malu pula nuduh-nuduh yang ga mau beli pengecut. Huh, ngatain umat kristen cuek bebek, cuekin elo maksudnya? Terus si emang misuh-misuh lantaran di cuekin? Terus mencak mencak sendiri? JUNG JIG PEK JOR!

Bagus cuman dicuekin, kalu ditimpukin rame rame kumaha tah.

 

Udah ah mang, sana mandi dulu, bau kecut tuh!

 

 

SENSOR! BUKAN UNTUK ANAK DIBAWAH 21 TAHUN, hehehehehhe.

{gaya ibu-ibu ngomel : moal payu lah, popokkotor mah. Abong-abong wae! Naha kamari ai batur diserbu, sekecap ge euweuh simpati, ayeuna kakara cuap-cuap. Pikasebeleun!!!!!}

 

 

-----Original Message-----
From: mangucup88 [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent
:
Monday, September 12, 2005 10:42 AM
To: [email protected]
Subject: [Politik_Tionghoa] Umat Kristen = Umat Pengecut & Umat Cuek Bebek!

 

Aksi penolakan terhadap aktivitas rumah ibadah terus merembak luas.
Setelah di Jabar, kali ini terjadi di Bekasi. Sabtu (10/09) lalu,
sejumlah masyarakat melakukan aksi penyegelan jalan menuju rumah
peribadatan di Rt 07/RW 11 Desa Jati Mulia, Kecamatan Tambun Selatan
Bekasi. Untunglah tidak terjadi aksi anarkis dalam upaya pelarangan
warga Kristen untuk beribadah tersebut.
Sumber: HARIAN KOMENTAR -
12 September 2005

Pada saat ini media masih mau melakukan pemberitaan
mengenai "Penutupan Gereja", tetapi saya yakin tidak lama lagi
berita2 mengenai penutupan gereja sudah bukan merupakan satu berita
lagi, karena nilai beritanya sudah hilang. Tidak lama lagi penutupan
gereja sdh akan merupakan hal yg se-hari2 terjadi, sama seperti juga
macetnya jalan tol di Jkt.

Kenapa? Karena umat Kristen adalah umat Pengecut! Di milis Apik kita
berkoar ingin mendirikan Front Pembela Katolik, tetapi boro2 berani
demo atau turun kejalanan hanya untuk memberikan suara melalui
votting azah udah ketakutan, padahal untuk votting ini tidak
dibutuhkan nama maupun alamat email jadi kerahasian data2 pribadi
Anda benar2 terjamin! Tetapi kenyataannya tetap azah mereka ogah dan
tidak berani alias takut untuk memberikan suara!

Jumlah members milis Apik saja sudah mencapai lebih dari 2.500
members, tetapi kenyataannya s/d saat ini belum juga 24 orang yg
mempunyai nyali untuk memberikan votting atau belum juga "SATU
PERSEN", pada kemana tuh para members yg sering berdebat kusir di
milis ini, tetapi pada saatnya diundang untuk memberikan suaranya
pada ngacir ter-birit2 ketakutan!

Percuma kita menjerit "Gelap, Gelap, Gelap", kalau tidak ada
keinginan maupun nyali walaupun itu hanya untuk menyalakan sebatang
korek api saja. Ribuan lilin bisa memberikan terang!

Tuhan Yesus telah bersedia mengorbankan tubuh-Nya sampai disiksa dan
disalib, tetapi kebalikannya pengorbanan apa yg kita berikan untuk-
Nya? Boro2 mau disiksa, untuk memberikan waktu sejenak buat Votting
azah kagak mau dan takut!

Umat Kristen adalah umat yg cuek bebek! Selama bukan gereja Gw yg
ditutup ngapain musti pusing yg penting Gw kan udah berdoa, tetapi
coba kalho rumah Lho ato rumah keluarga Lho yg di segel, apakah Lho
hanya mo duduk manis dan berdoa azah?

Buktikanlah bahwa Anda tidak setuju dgn adanya penutupan gereja ini
dgn memberikan suara Anda melalui votting.

E-Voting ini merupakan "Silent Demo" bagi mereka yg tidak menyetujui
adanya penutupan gereja.

Anda bisa memberikan suara Anda melalui jajak pendapat (polling)
melalui situs:
www.mangucup.org

kerahasian terjamin, sebab tidak dibutuhkan alamat email maupun
identitas. Disamping e-Voting Anda juga bisa memberikan komentar
Anda disitus tsb.

Buktikanlah bahwa umat Kristen bukanlah umat Pengecut dan juga
bukanlah umat yg Cuek Bebek!

Mohon bantuannya agar berita ini disebar luaskan, sehingga peserta e-
Voting bisa jadi semakin banyak, untuk melihat apakah tren
masyarakat pada sekarang ini benar2 menyetujuinya adanya aksi
penutupan gereja ini ataukah tidak?

Banyak terima kasih sebelumnya atas bantuan dan partisipasinya.

Mang Ucup
Email: [EMAIL PROTECTED]






YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke