Sudah jelas, sebab gue beranggapan bahwa NKRI itu harus tetap “utuh” termasuk wilayahnya, termasuk suku-suku yang ada di dalamnya (dan gue menganggap tionghua itu salah satu suku yang tidak terpisahkan dari NKRI) termasuk harta kekayaannya dan segala potensi yang ada di dalamnya.

 

Jadi menghadapi si shagua yang mengusulkan “separatisme” dari NKRI gue langsung menanggapi dengan sentimen pribadi, sama seperti sentimen gue ama siapa tuh delegasi amerika yang bilang Papua musti terpisah dari indonesia gara-gara Ras nya lebih deket ke afrika daripada ke melayu.   Siapapun yang pernah mencetuskan Separatisme dari NKRI gue anggap tidak layak ngomong tentang presiden RI, termasuk seorang mantan presiden yang tidak menghargai keutuhan wilayah NKRI.

Gue masih merasa kecolongan sama mantan presiden satu itu yang gue anggap menjual tim-tim dengan mengatasnamakan HAM terus dia goyang kaki di luar negri. Bahkan tinggal di Indonesia aja ngga mau. Huh!

 

Heh mayat, dari kemaren gue tanya ama lu emangnya esensi nasionalisme-keindonesiaan yang benar itu yang kayak apa sih?

 

-----Original Message-----
From: mayatperempuan [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent
:
Wednesday, September 14, 2005 11:29 PM
To: [email protected]
Subject: [Politik_Tionghoa] Re: etnis Tionghoa jadi presiden RI...??

 

Dirgahayu

begitu banyak so called "indonesianist" dari
amerika spt jeffry winters, ben anderson,
daniel lev, etc etc yang boleh dan bisa ngomong
apa pun tentang indonesia bahkan memberi masukan
tajam atau kritik terbuka untuk para penguasa korup
indonesia. dan sering sekali, para 'indonesianist'
asal amerika ini didengarkan oleh kaum 'cendikiawan'
bangku-sekolahan indonesia. 

mengapa ci yulie menghardik sodara Shanqua karena
berbicara tentang RI 1, terlepas dari apa kewarga-negaraan
kawan Shanqua ini. anda jangan ngaco yulie...!!!
tentunya, anda ci yulie, lebih cerdas dari sekedar
pion kelompok yang 'memperdagangkan' nasionalism.
dan hendaknya anda jangan sampai menjadi golongan
preman sok-nasionalist pencinta kain bendera merah-putih
tanpa memahami esensi nasionalisme-keindonesiaan yang
benar.

Mayat


--- In [email protected], "ulysee" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> Aduh gimana nih ya (gaya Crayon Sinchan yang lagi genit)

> Abis menurut gue sih biar bagaimana pun yang mau memisahkan diri
dari
> NKRI itu terhitung kaum separatis yang mengkhianati perjuangan
bangsa.
> Istilah kerennya mah pengkhianat begitu lah.
> Mau presidennya tionghua kek, bhuto kek, yang penting mampu ngga
pegang
> kemudi negara untuk mengarahkan Indonesia menjadi lebih baik dari
> sebelumnya?

> Oops, gue lupa, Shagua khan tidak menganggap dirinya sebagai Bangsa
> Indonesia. Lha, jadi ngapain dia ikut-ikutan pasang omong mengenai
> presiden RI?

> Huh! Kita, kita, kita. Yang lu maksud KITA siapa sih shagua?
> Mohon coret gue dari daftar KITA mu itu. Kalau kita nya barengan
sama si
> shagua sih mendingan kaga usah dah.

> -----Original Message-----
>





SPONSORED LINKS
Science kits Science education Online social science degree
Science kit for kid Social science degree Social science education


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke