Sekalian himbauan untuk semuanya terutama menjelang Ramadhan / Idul Fitri terkait dengan tetangga yang lagi renovasi. Dari beberapa kasus yang terjadi, maling-maling ini melakukan kamuflase memanfaatkan keberadaan tukang-tukang.
Dalam minggu ini juga ada laporan warga yang kehilangan handphone-nya di dalam rumah. Repotnya, pada saat kejadian warga bersangkutan juga mempekerjakan pembantu baru (baru bekerja kurang dari seminggu) untuk menunggui anaknya yang sakit dan kebetulan di dekatnya ada tukang-tukang. Kalau sudah seperti itu lalu bagaimana? Banyak prasangka-prasangka dan kemungkinan-kemungkinan yang nggak jelas arahnya. Oleh karena itu, kami selalu menghimbau warga agar melakukan PENGAMANAN MANDIRI, gaul sama tetangga agar tidak sungkan-sungkan titip rumah jika akan pergi, tidak memberikan kesempatan orang melakukan sesuatu (kunci pagar tidak digembok, lampu tidak disertai alat otomatis dsb.) dan .... ini yang penting .... ikut peduli lingkungan (--> praktek berjamaah nich!) semisal melaporkan "orang lain / baru" yang berada di rumah kita (tukang, saudara yang numpang agak lama dsb.) dsb. Beberapa warga yang baik melaporkan adanya renovasi dan menyerahkan fotocopy KTP dari tukang-tukang khususnya yang nginap. Termasuk tukang yang di Pak Dadan yang maraton sejak melakukan renovasi di rumah P.Hotli dan Pak Edi Tobing telah menyerahkan copy KTP-nya. Sekali lagi, kewaspadaan dan .... gaul, tetap harus kita lakukan tanpa mengurangi fungsi kepengurusan RT dan RW (dan juga forum antar-RW) dalam mensiasati masalah keamanan. Salam, Jaerony / DK-06 ----- Original Message ----- From: Yakin To: [EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, August 30, 2007 9:58 AM Subject: Re: [porsenipar] Tamu tak di Undang Pagi Pak, sepertinya kalau tidak di informasikan di takutkan warga lain tidak ber hati-2, begini ceritanya: Kemarin siang sekitar jam 12 persis tukang d rumah pak Dadan lagi pada istirahat (pulang ke pondokan nya), ada orang dengan ciri-2 gemuk, hitam ketuk-2 pintu rumah dari samping dan cukup lama, istri saya tidak buka pintu tapi lihat dari jendela dan kemudian keluar dari depan tanya ada apa Pak (saksi tukang mie ayam), dia katakan sudah dapat undangan dari DKM, di jawab istri saya nanti sama Bapak nya aja, dan orang tersebut pergi begitu saja, setahu saya kalau yang menyebarkan undangan selalu sdr. Wiji. Hal ini masukan saja, karena penting bagi warga di saat jam-jam sepi ada saja orang cari kesempatan. Hal ini terjadi di tempat kerja kemarin, ada pelamar mencuri handphone milik karyawan, disaat itu pelamar menunggu di ruang tanpa sengaja si karyawan meletakkan HP nya di meja kerja dekat ruang tunggu tsb, dan di tinggal ke Toilet, eh.. si pelamar sudah tidak ada, baru sadar setelah 30 kemudian HP tidak di tempat nya. Jadi supaya semua warga waspada, disaat jam sepi, atau anak pulang sekolah dan lengah pagar atau pintu tidak di kunci. Sekian dulu salam BDB, DP-2
