http://www.kompas.com/kompas-cetak/0711/14/ln/3988120.htm
====================

KEMBALI MEMBURU UFO

Sebuah panel internasional yang terdiri dari 19 mantan pilot dan pejabat 
pemerintah, Senin (12/11), mengimbau Pemerintah AS untuk membuka kembali 
investigasi mengenai unidentified flying object atau UFOâ?"benda terbang tak 
dikenal.

Imbauan untuk membuka kembali itu dihubungkan dengan urusan keamanan mengingat 
berlanjutnya laporan-laporan mengenai piring terbang, bulatan bercahaya dan 
penampakan aneh lainnya.

Panelis dari tujuh negara, termasuk mantan perwira militer senior, menyatakan 
telah melihat UFO atau melakukan penyidikan resmi mengenai fenomena UFO.

"Kami ingin Pemerintah AS untuk berhenti menghidupkan terus mitos bahwa semua 
UFO bisa dijelaskan dengan istilah konvensional," kata Fife Symington, mantan 
gubernur Arizona dan pilot AU yang mengatakan dia melihat sebuah UFO pada tahun 
1997.

"Negara kita perlu membuka kembali penyidikan resminya yang ditutup pada tahun 
1969," kata Symington.

Orang-orang yang skeptis mengatakan, UFO itu hanyalah pesawat, satelit atau 
meteor yang memasuki kembali atmosfer bumi.

James Penniston, seorang purnawirawan pilot AU AS, menceritakan bagaimana dia 
melihat dan menyentuh sebuah UFO ketika ditempatkan di sebuah pangkalan udara 
Inggris di Woodbridge.

Penniston mengatakan, dia melihat sebuah pesawat segi tiga di sebuah tempat 
terbuka di hutan dengan "sinar biru dan kuning mengitari bagian luarnya". "UFO 
itu hangat ketika disentuh dan terasa seperti logam," katanya. Setelah 45 menit 
cahaya dari benda itu "mulai meningkat" dan benda itu kemudian "melesat dengan 
kecepatan yang tak bisa dipercaya" di hadapan 80 personel AU.

Mantan pilot tempur Iran Parviz Jafari bertemu dengan UFO dengan cahaya merah, 
hijau, oranye, dan biru di atas Teheran tahun 1976. Dia menembaki dari 
pesawatnya tanpa ada pengaruh. Ketika dia mendekat, "Seluruh senjata saya macet 
dan komunikasi radio saya kacau," kata Jafari.

AU AS menyidik 12.618 laporan UFO dari tahun 1947 sampai 1969 dalam apa yang 
dikenal sebagai Project Blue Book. Para penyidik menyimpulkan, insiden-insiden 
itu bukan merupakan ancaman. Penyelidikan pun dihentikan. (AFP/Reuters/DI) 



Original Message :  Agus Hamonangan 

Kirim email ke