Presiden saja dicuekin ya, apalagi tukang sapu .... ?
Ya, kembali ke soal akhlak ....


PIDATONYA "DICUEKIN", PRESIDEN MARAH


Laporan Wartawan Kompas, Wisnu Nugroho
http://www.kompas. com/index. php/read/ xml/2008/ 04/08/09591134/ pidatonya. 
dicuekin. presiden. marah

JAKARTA, SELASA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghentikan pidatonya 
dalam pembekalan kepada peserta forum konsolidasi pimpinan daerah, bupati, wali 
kota, ketua DPRD kabupaten/kota di Gedung Lembaga Ketahanan Nasional, Jakarta, 
Selasa (8/4), karena mendapati peserta yang mendengarkan pidatonya tertidur.

"Itu coba bangunkan yang tidur itu. Kalau tidur di luar saja!" ujarnya menunjuk 
pimpian daerah yang masih terlelap tidur.

Masih mengarahkan pandangan kepada peserta yang tertidur, Presiden yang tengah 
berbicara tentang penghematan anggaran menghentikan sejenak pidatonya untuk 
menegur yang tertidur. "Pimpinan bagaimana dapat memimpin rakyat kalau tidur! 
Malu dengan rakyat yang memilih. Untuk mendengarkan pembicaraan untuk rakyat 
saja tidur! Jangan main-main dengan tangung jawab. Berdosa, bersalah dengan 
rakyat," ujarnya.

Presiden minta peserta konsolidasi yang tertidur tidak diluluskan karena masuk 
dalam kategori pemimpin yang tidak bisa mengendalikan diri. "Lembaga yang bisa 
meluluskan pemimpin yang kepribadiannya jelek akan menjadi racun. Jangan 
diluluskan. Bukan karena tidak pandai, tetapi tidak bagus kepribadiannya, " 
ujarnya.

Pembekalan oleh Presiden dimulai pukul 08.00 WIB dihadiri juga sejumlah menteri 
dan pejabat terkait. Kemarahan Presiden memang selalu muncul ketika sedang 
berpidato, para pendengarnya tertidur. Di Istana Negara, beberapa kali Presiden 
juga kerap marah dan menegur peserta yang tertidur.

Wisnu Nugroho A


Original Message : Bambang Riyanto __,_._,___ 

Kirim email ke