Semoga Bermanfaat

Salam,

Agus S.



RS MITRA INTERNASIONAL

Jl. Raya Jatinegara Timur 85-87

Jakarta 13310

Tel. 021.2800 666/777/888

Ext. 6822

Fax. 021.2800 755

mailto:[EMAIL PROTECTED]

web: www.ramsayhealth.co.id

      NOTICE: CONFIDENTIAL COMMUNICATION
      This email message and any accompanying files may contain information 
that is confidential and subject to privilege. If you are not the intended 
recipient, and have received the email in error, you are notified that any use, 
dissemination, distribution, forwarding, printing or copying of the message and 
any attached files is strictly prohibited. If you have received this email 
message in error please immediately advise the sender. You must destroy the 
original transmission and its contents. Any views expressed within this 
communication are those of the individual sender, except where the sender 
specifically states them to be the views of Ramsay Health Care. This 
communication should not be copied or disseminated without permission. 

----- Original Message ----- 
From: John Benhard Simanjutak 
To: Yenni RSMI ; yeni-keu ; Wenny Virtadaniati ; Vera RSMI ; Utia Nuraini ; 
Tuty-RSMI ; Susi-RSMI ; Sukendar ; Rosdelima Simarmata ; Risqi Hafas ; 
Octavia-Keu ; Marisi Matondang ; Ivana Yanti Novike ; Imas-Keu ; icha-RSMI ; 
Flora Santhy ; Entjih Setiasih ; Elsa Bunario ; EllaRSMI ; Doni Iswandani ; 
Dian Trisnawati, Drh. ; Denok qmr ; Arry Bernardi ; Arina Murti ; Arifin ; 
anik-RSMI ; alvy-rsmi ; Agus Jalu 
Sent: Friday, April 18, 2008 2:02 PM
Subject: Fw: SOYA



----- Original Message ----- 
From: Herlina 
To: Skr PKB ; Melly ; Miza ; Novita Budi Astuti ; Okta TPN ; Lenny Theresia ; 
John Benhard S ; hr sbu ; Eva Novianti ; DUM SO ; DUM CSS 
Sent: 19/04/2008 03:21
Subject: Fw: SOYA


Fyi

Rgds,
Herlina
LB Dumai
-------------------------------------------- 
Sent: Wednesday, April 16, 2008 12:17 PM

Subject: SOYA

 

Sesuatu yang perlu dicatat.  Ini adalah kisah nyataku, tidak ada yang diganti 
(dilebih-lebihkan atau dikurang kurangi). Ini semua adalah kenyataan, karena 
berhubungan dengan pengalaman saya sendiri, pendapat saya didasarkan pada apa 
yang telah saya baca dan rasakan. Semua ini saya maksudkan untuk memperingati 
para wanita muda yang sadar akan kesehatannya supaya tidak secara bodoh merusak 
dirinya sendiri.

 

Pada tahun 1989 saya lulus SMA di Texas dan akan pindah ke kota untuk masuk 
perguruan tinggi. Salah satu perubahan yang ingin saya lakukan adalah makan 
makanan yang lebih sehat. Setelah saya pindah ke Austin, Texas, kota yang sadar 
akan arti kesehatan, saya mulai membangun tubuh saya dengan mengkonsumsi 
makanan terbaik dan tersehat yang dapat saya temukan. Tahu merupakan menu utama 
dalam makanan saya dan saya membeli susu kacang hampir setiap hari.

 

Saya mengkonsumsinya sebagai campuran cerial atau hanya meminumnya begitu saya 
sebagai makanan tambahan.  Saya membeli muffin yang terbuat dari sari susu 
kacang, miso soup (sup jepang) dengan tahu, kacang kedelai, atau kecamba dari 
kacang kedelai, dsbnya. Semua literatur dalam majalah kesehatan dan kebugaran 
mengatakan bahwa susu kacang dapat mencegah dari sakit jantung sampai kanker 
payudara.  Hal itu karena disebakan oleh isoflavone (kandungan ajaib dalam 
kacang kedelai), sejenis hormon estrogen, yang membantu bekerja untuk membuat 
kamu tetap sehat dan awet muda.

 

Saya kelihatan sehat sekali dan saya selalu berolah raga tetapi siklus haid 
saya terhenti. Pada umur 20, saya mulai makan pil KB untuk membuat siklus haid 
saya teratur. Selain itu saya juga mengalami kesakitan setiap kali memperoleh 
haid. Tubuh saya mulai gendut seolah olah otot saya jadi lembek.

 

Saya mulai menderita depresi dan mudah marah.  Saya menyalahkan PMS 
(Post-Menstruasi) sebagai akibat haid saya yang datang tak beraturan.  Sewaktu 
saya berumur 25 tahun, mens saya begitu buruknya sehingga saya tidak bisa 
berjalan.  Pil KB tidak lagi bisa membuat haid saya teratur atau mengurangi 
rasa sakitnya sehingga saya berhenti meminumnya.

 

Hal ini berlangsung hingga 2 tahun sampai saya menyadari bahwa rasa sakit ini 
tidak lazim. Pada umur 27, dokter kandungan menemukan 2 buah kista dalam 
kandungan saya. Keduanya berukuran sebesar bola tennis dan saya menjalani 
operasi untuk menghilangkannya.  Untunglah kedua tumor jinak.  Ahli kandungan 
tersebut menyarankan saya makan pil KB lagi tapi tidak saya lakukan.  Pada 
tahun 1998, dia (dokter kandungan) menemukan benjolan di payudara saya.  Lagi 
lagi saya lakukan operasi dan lagi-lagi tumor jinak.

 

Pada tahun 2000, kelenjar saya membengkak dan gusi saya meradang.  Karena saya 
berpikir saya mengalami infeksi gigi, saya pergi ke dokter gigi yang mengatakan 
bahwa tidak ada masalah dengan gigi saya.  Setelah makan sejumlah obat 
antibiotik, bengkaknya tidak kempes.

 

Pada saat ini saya meraskan adanya satu benjolan kecil pada leher bagian kanan 
saya.  Saya ceritakan pada Ibu saya bahwa saya ada masalah dengan amandel saya. 
 Dia menganggap saya mengada ada karena keluarga kami tidak ada yang amandelnya 
ada masalah.  Sewaktu benjolan tersebut makin besar saya menemui seorang 
spesialis yang mendiagnosa benjolan tersebut sebagai Papillary Thyroid 
Carcinoma.  Setelah beberapa test, ternyata itu adalah kanker.

 

Saya dan tunangan saya sangat terkejut. Kami tidak siap dan saya sangat takut. 
Segera kami menjadwalkan operasi.  Dokter spesialis tersebut mengatakan bahwa 
hanya setelah operasi ahli patology baru dapat menetapkan apakah itu kangker 
atau bukan.  Mereka menemukan sebuah tumor di sebelah kanan bagian belakang 
amandel saya yang terdiri dari sel yang tak beraturan dan juga sebuah tumor 
lain di sebelah kiri sehingga seluruh amandel (tonsil) diangkat.  Mereka 
mengatakan bahwa setelah mengalami iodine radioaktif saya akan selamat dan 
berumur panjang.

 

Setelah pengobatan, saya mulai mencari tahu apa penyebab semua ini. Tidak 
pernah sedikit pun terbersit dalam otak saya penyebab semua ini adalah sari 
kedelai yang saya konsumsi selama hampir 10 tahun.

 

Lagi pula, sari kedelai itu sehat. Saya secara tak sengaja menemukan website 
yang menghubungkan antara amandel dan konsumsi sari kedelai dan persekongkolan 
yang memasarkan sari kedelai sebagai makanan sehat, yang mana sebenarnya tidak 
lain adalah sisa olahan beracun dari industry minyak sayur.  Ini benar benar 
gila.

 

Tidak ada majalah kesehatan dan kebugaran yang mengatakan bahwa soya itu 
berbahaya. Saya mengunjungi herbalist yang didiagnosa mengalami kanker amandel 
di tahun 1985.  Dia mengatakan bahwa soya adalah penyebab semua itu. Dia 
mengalami pengangkatan kandungan karena terdapatnya kista dan masalah  
kandungan yang lain.

 

Beberapa bulan kemudian rekan yang lain yang juga mengkonsumsi soya mengalami 
kanker amandel. Seorang gadis di Inggris yang saya jumpai melalui internet 
dalam suatu forum kanker amandel juga baru saja mengalami operasi dan dia baru 
berumur 19 tahun.  Apa yang terjadi? Kanker payudara dihubungkan dengan 
estrogen. Yang berfungsi seolah-olah estrogen adalah SOYA.  Tetapi saya tidak 
pernah mencurigai soya sebagai penyebab karena sampai sekarang saya tidak 
pernah menemui artikel yang menyatakan soya bisa berbahaya.

 

Para wanita yang mengkonsumsi soya sebelum mengalami masalah tonsil akan terus 
mengkonsumsinya setelah itu apabila mereka tidak sadar apa yang dapat 
disebabkan soya, apa aja kandungan soya dan bagaimana reaksinya terhadap tubuh 
wanita.  Menurut saya ini adalah salah satu alasan mengapa wanita yang 
mengalami kanker amandel akan mengalami kanker payudara juga nantinya.

 

Teman sekerja saya yang pencinta berat soya rambutnya mulai rontok dan  menjadi 
gemuk meskipun dia terus olahraga selama jam istirahat dan setelah jam kerja, 
dan hanya makan apel dan jeruk untuk makan siang.  Dia baru saja mengangkat 
kista dalam kandungannya. Saya memperingati dia supaya berhenti minum soya dan 
mennghubungkannya dengan websites tetapi sampai masalah ini masuk berita malam 
di 4 station TV, wanita akan tetap menderita. Semenjak adanya masalah dengan 
tonsil saya, selama 2 tahun terakhir ini saya tidak pernah menyentuh soya.

 

Hai para pembaca, mohon gunakan cerita saya ini sedapat mungkin untuk 
memperingati para wanita muda yang berpikir bahwa mereka akan lebih sehat dan 
awet muda dengan mengkonsumsi soya. Sangat tidak fair apabila informasi 
mengenai bahaya soya tidak disebarkan.  Banyak mereka di sana yang mengalami 
hal ini dan adalah pukulan yang berat apabila Anda mengetahui bahwa Anda tak 
sesehat yang Anda kira dan informasi  yang Anda harapkan adalah salah!

 

 

 

 

Regards, 

 

R. Musya M. Ismail | Enterprise Banking Officer | PT Lippo Bank, Tbk
Jl. Nyi Mas Melati No.51 Tangerang 15111, Indonesia

Tel: +62 21 558 9522 | Cell: +62 819 05000 454

Fax: +62 21 552 4046 

Email: [EMAIL PROTECTED]

 

PSave a tree. Don't print this e-mail unless it's really necessary

 

Kirim email ke