Lawan Chelsea di Liga Primer malam Minggu kemarin MU kalah 2-1. Lawan Barcelona di Liga Champions ntar malem gimana ya?
Wass / Jaerony.-
**************************************
Jelang Barcelona vs MU: Final Dini atau Anti Klimaks?
Selasa, 22 April 2008
Berita Bola: Jakarta - Laga Barcelona kontra Manchester United
disebut-sebut sebagai final dini. Padahal jika melihat performa 'Tim Catalan'
dalam beberapa pekan terakhir, mereka bisa jadi mangsa MU.
Dengan materi pemain dan sejarah Eropa yang tak bisa dibilang
buruk, jelas sebuah kesalahan besar mengesampingkan atau sekedar memandang
sebelah mata pada Barcelona. Tapi faktanya Carles Puyol cs sudah kehilangan apa
yang sempat mengantar mereka menjadi kampiun Eropa dua musim lalu.
Klub Catalan kini tak lagi seatraktif dua atau tiga musim lalu,
serangan yang mereka bangun mudah dibaca untuk kemudian diantisipasi. Sementara
di ruang ganti muncul kabar tak sedap soal tindak-tanduk para pemainnya yang
sedikit-banyak berpengaruh pada seluruh tim.
Lihatlah Barcelona kini. Mereka cuma bisa sekali menang di delapan
laga terakhir La Liga Primera, hasil yang kemudian berbuntut mengerucutnya
peluang menjadi juara dan membuat mereka digeser Villarreal dari posisi dua
klasemen. Kemenangan dengan agregat 2-0 atas Schalke di babak perempatfinal
lalu juga didapat tidak dengan meyakinkan.
Makin menyulitkan perjuangan skuad besutan Frank Rijkaard adalah
absennya Carles Puyol karena akumulasi kartu. Saat Ronaldinho tak lagi bisa
diandalkan, Thierry Henry justru terancam gagal merumput.
Kondisi ini jelas akan sangat menyulitkan Barca saat menjamu MU di
leg pertama semifinal Liga Champios, Kamis (24/4/2008) lusa. Apalagi kondisi
The Red Devils kini kini tengah bagus-bagusnya.
Terakhir mereka memang ditahan Blackburn Rovers, namun itu tidak
mengindikasikan kalau Setan Merah tengah memburuk. Dimotori Cristiano Ronaldo,
MU masih jadi kandidat paling kuat menjadi kampiun musim ini.
Menjalani laga tandang juga bukan masalah buat MU karena sepanjang
musim ini mereka belum pernah kalah saat menjadi tamu, dari lima laga tiga di
antaranya berakhir dengan kemenangan sementara dua lainnya berakhir imbang.
Sementara di kompetisi lokal mereka tingal butuh tiga poin lagi untuk bisa
memastikan tropi juara ke-17-nya.
Meski tengah dalam tren menurun, tapi Barca punya catatan sejarah
bagus yang mungkin bisa dijadikan modal menghadapi amukan 'Setan Merah'. Hingga
kini Barca sudah menjalani delapan semifinal dan 50%-nya diselesaikan dengan
meraih tiket ke final, sementara MU justru baru dua kali melangkah ke final
padahal sudah sembilan kali masuk babak empat besar (!).
Musim ini Barca juga selalu meraih kemenangan jika bermain di
kandangnya sendiri dengan agregat 10-1. Sementara rekor kandang atas tim
Inggris juga cukup impresif dengan 13 kemenangan, delapan imbang dan hanya dua
kali kalah dari 23 pertemuan.
Sebaliknya dari 16 lawatan ke Spanyol, MU cuma bisa menang satu
kali. Sedangkan enam laga lain berakhir imbang serta sembilan kali pulang
membawa kekalahan.
"Buat saya itu akan menjadi motivasi besar jika mereka ditempatkan
sebagai favorit, itu membuat saya lebih punya keinginan untuk mengalahkan
mereka," ungkap Samuel Eto'o seperti diberitakan Yahoosport.
<<KrkicRooney-isi.jpg>>
