10/06/2008 15:43 WIB
Pembunuhan Wanita Kaya Asal Taiwan
2 Pembunuh Susan Diperlakukan Polisi Bak Artis
Andi Saputra - detikcom
Jakarta - Pembunuh Siti Aisyah Susan Sieh, Hermanto dan Paiman,
diperlakukan sangat istimewa oleh polisi. Bahkan, keduanya dijamu
terlebih dahulu di ruang kerja Kapolres Jakarta Selatan sesaat
dan sesudah konferensi pers.
Keduanya tiba di Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya II, Jaksel, Selasa
(10/6/2008) pukul 13.26 WIB. Tanpa di borgol keduanya melenggang
bebas turun dari mobil Toyota Kijang menuju ruang kerja Polres di
lantai dua. Sambil menunggu konferensi pers, keduanya dijamu di
ruang kerja Mapolres sebelum dipertemukan dengan wartawan.
Perlakuan istimewa tidak hanya sampai di situ. Selain tidak
diborgol kedua tangannya, saat keduanya memasuki ruang konferensi
pers, polisi membiarkan Hermanto menutup mukanya dengan tangan
serta baju hem tahanan warna oranye.
Perlakuan istimewa tidak hanya sampai di situ. Hermanto hanya
dihadirkan beberapa menit dengan muka tertutup tangan dan baju
tahanan kemudian dibawa lagi ke ruang kerja Kapolres. Adapun
Hermanto diberikan waktu untuk memberikan keterangan kepada media
lima menit.
Perlakuan istimewa ini tidak pernah di berikan polisi kepada
pelaku kejahatan lainnya. Sepanjang catatan detikcom, setiap
tahanan sebelum dan sesudah jumpa pers dimasukkan sel tahanan.
Selain itu, kedua tangan penjahat juga tidak pernah lepas dari
borgol. Bahkan, biasanya polisi melarang penjahat menutup
mukanya.
"Kaya artis saja," kata Kapolres Jaksel, Kombes Pol Chairul Anwar
beberapa saat lalu saat menggelar kasus kejahatan. (asp/aba)
-- A. Yahya Sjarifuddin
--------------------------------------------------
Official Mailing List: Porsenipar ke IV Tahun 2007
-=== Perumahan BDB2 dan BDB3, Cibinong, Bogor ===-
-= Menjiwai Semangat Kebangsaan dengan Prestasi =-
| Official Website: http://www.porsenipar.web.id |
------- Porsenipar Media Center: 6849-6001 -------